----- Original Message -----
From: "Hercule Poirot" <[EMAIL PROTECTED]>
Poirot:
Wah...ini kalimat Embah sendiri apa kutipan?
Itu kalimat sensitive makanya saya nanya.
----------
kalau kalimat-nya memang bikinan sendiri, mas.
masa ada netter bertutur campur aduk begitu?
namun inti isinya ya tak alami sendiri. sampai
aku dikuliahi isinya surat al-kafirun kok.
lha bareng mereka pada main hadist yang menceritakan
asbabul nuzul dari itu surat, malah keserang balik.
lha hadistnya jadi banyak banget dan berlainan versi
dan perhatiannya....
---------------
Spt LJ [eh balik-balik LJ]. Mereka nampaknya memahami
ungkapan Ummat Islam itu satu. Ibarat satu tubuh, kalau
ada bagian yang tercubit seluruh tubuh turut merasakan.
Nampaknya juga para LJ itu sudah memahami betul apa
ungkapan itu. Karena memang tak mau teriak-teriak
ganggu saudara yang lain, dia berangkat aja ke Ambon
sendiri.
-------------------
mas perumpamaan itu muncul karena apa?
apakah bukan karena waktu itu pun telah muncul
gejala perpecahan dan menang-menangan?
mangkanya menurutku bukannya perumpamaannya itu,
tetapi bagaimana memperlakukan "tubuh" itu seperti
benar-benar merawat tubuh sendiri... bukan buat
olah raga keras, misalnya..lho.
-----------------
Bukan spt saya ini, sebagai muslim saya masih lemah.
Kadang spt tak peduli dengan penderitaan muslim lainnya.
Kalau ada yang membantu muslim yang menderita...saya
malah berteriak-teriak ngalangi. Atau mengeluarkan
pernyataan sinis thd apa yang sedang terjadi.
-------------
lha yang menderita kan manusianya. dan manusianya itu
datang dari kedua belah pihak... lho lantas gimana
wong sama-sama manusianya?
------------------------
Poirot:
Mbah yang bikin tak simpatik kan hanya satu dua
toh? Namanya juga apel, kalau ada satu dua yang
tak enak menurut lidah kita yang lain kan masih
bisa dinikmati.
Tak lurusin dikit Mbah. Agama tak akan pernah
rusak hanya karena penganutnya tak baik.
-----------
ya! agamanya tidak rusak. yang rusak adalah
cerminannya. image yang ditangkap oleh orang
yang beragama lain.
pareng...
soeL
----
->Kirim bunga ke-14 kota di Indonesia, http://www.indokado.com
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
- Re: [Kuli Tinta] Poso By
- Re: [Kuli Tinta] Poso Wisnu Ali Martono
- Re: [Kuli Tinta] Poso Yap C. Young
- Re: [Kuli Tinta] Poso mBah Soeloyo
- Re: [Kuli Tinta] Poso ��
- Re: [Kuli Tinta] Poso Bambang Sumantri
- Re: [Kuli Tinta] Poso ��
- Re: [Kuli Tinta] Poso mBah Soeloyo
- Re: [Kuli Tinta] Poso Yap C. Young
- Re: [Kuli Tinta] Poso Hercule Poirot
- Re: [Kuli Tinta] Poso mBah Soeloyo
- Re: [Kuli Tinta] Poso Bambang Sumantri
- Re: [Kuli Tinta] Poso Bambang Sumantri
- Re: [Kuli Tinta] Poso Wisnu Ali Martono
- Re: [Kuli Tinta] Poso mBah Soeloyo
- Re: [Kuli Tinta] Poso Wisnu Ali Martono
- Re: [Kuli Tinta] Poso Yap C. Young
- Re: [Kuli Tinta] Poso Wisnu Ali Martono
- Re[2]: [Kuli Tinta] Poso Jan MAMARIMBING
- Re[2]: [Kuli Tinta] Poso Jan MAMARIMBING
- Re: Re[2]: [Kuli Tinta] Poso Wisnu Ali Martono
