Dalam wawancara siang ini, di liputan 6 siang terungkap bahwa
telah terjadi tarik ulur antara mereka yang mewakili UD murni dan
mereka yang mewakili UD numpang.
Juga terungkap bahwa yang numpang itu kebanyakan berdomisili di
Jakarta namun mewakili suatu daerah. dalam hal ini, ada
"perjuangan" di UD agar mereka yang mewakili UD benar-benar dari
daerah dan berdomisili di daerah. Saya berpikir apa bedanya dengan
pengalaman Orba kemarin? Ah... ternyata lembaga perwakilan itu
telah luput dari pantauan ......
Fuad Bawazir tinggal di Jakarta koq bisa mewakili DIY ya......
heran aku... permainan cantik apa lagi ini...
----- Original Message -----
From: reijkman karrountel <[EMAIL PROTECTED]>
------------------
Amien Rais, ketika diinterupsi mengenai, mengapa semua lembaga
tinggi negara
memidatokan pertanggungjawabannya, tetapi MPR tidak, menjawab,
bahwa MPR
mempertanggungjawabkan 'kelakuan'-nya kepada rakyat. Mekanismenya
? Pemilu ?
Mengapa tidak sekalian ada pemilu tahunan? Ingin sekali rasanya
'menghajar'
yang katanya 'wakil' rakyat namun berkelakuan sangat tak pantas
itu. Agar
DPR dan MPR bukan sebuah 'super body' yang bebas dari penilaian,
mestinya
ada mekanisme ke arah sana, misalnya dengan memanggil
anggota-anggota yang
dapat dianggap dipanggil oleh rakyat, untuk 'diperbaiki'
kelakuannya, atau
dipecat.
_______________________________________________________
Say Bye to Slow Internet!
http://www.home.com/xinbox/signup.html
->Kirim bunga ke-14 kota di Indonesia, http://www.indokado.com
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
->Kirim bunga ke-14 kota di Indonesia, http://www.indokado.com
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!