SMOL: Djoko (PAN) mengatakan, selama ini pihaknya tidak mempermasalahkan jika Gus Dur berniat melakukan reshuffle. Sebab itu merupakan hak prerogatif Presiden. ''Hanya kalau orang seperti Bambang yang diakui kemampuannya, termasuk oleh Menko Ekuin Kwik Kian Gie, dicopot, apalagi diganti Priyadi yang fit and proper test saja tidak lulus, mau jadi apa kabinet ini. Jadi kami berpikir, buat apa (menempatkan orang) di kabinet semacam ini,'' katanya. --------> sebagai orang cerdas dan berhatinurani, apalagi dalam urusan berbangsa dan bernegara, apakah pernyataan itu pantas? nggak mau ini kalau situ begitu? kan lebih baik, berhubung merasa punya potensi bagus, demi bangsa dan negara, kasih-kasih bantuan pemikiran gitu kenape? lha ini malah pengin lepas... kalau lepas ya sudah sejak dulu saja. bikaus, bila kabinet baik karena menko-nya baik, brarti segi potensi yang dimiliki kan "kabur". tapi sebaliknya kalau menkonya gombal, terus dia nyumbang potensi baik, kabinet jadi jempolan..... lho.... boleh kan dia mengklaim..."lho ini lho peran partai kami....." mBah Soeloyo moderator [EMAIL PROTECTED] http://www.egroups.com/group/wjseto HP: http://io.spaceports.com/~wojoseto ->Kirim bunga ke-14 kota di Indonesia, http://www.indokado.com Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI Bergabung: [EMAIL PROTECTED] Keluar: [EMAIL PROTECTED] Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!

Kirim email ke