Yang terutama dipermasalahkan WAM itukan kenapa non-muslim ikut gerah
dengan penambahan tujuh kata itu mBah. Eh, ternyata malah ada yang
gerahnya sekedar karena agama yang dituliskan cuma Islam, kenapa nggak
sekalian agama lain. Seperti yang diusulkan Golkar ya? Kalau kejadian
gitu seru kali ya, apalagi kalau sinyalemen anda dibawah benar, dan
memang benar adanya saya kira, mengenai aturan2x dibawahnya yang harus
mengacu pada tujuh kata tambahan tsb, sementara "Syariat" sendiri masih
belum jadi semacam KUHP yang baku tertulis sehingga masih bisa
ditafsirkan kesana kemari. (Kok syariat agama, orang KUHP aja masih bisa
ditafsirkansesuka hati....).
Jadi kalau nanti anda mau nampar orang, hati2x, kalau yang anda islam
dan yang anda tampar orang kristen mungkin enak, anda minta di qishos
(CMIIW), eh yang ditampar malah ngasih pipi satunya.
Yang berabe kalau yang nampar orang kristen, yang ditampar orang islam
....
Tentunya ini juga sekedar canda, kaya' kapal selam....
mbah soeloyo wrote:
> waduh,
> menghebat nih diskusi piagam daripada jakartanya.
> nek saya cumak satu alasannya, mas WAM.
> entah ini menurut sampeyan logis atau nggak.
> INDONESIA saat ini dengan UUD yang tengah
> diaman dan demenkan itu BUKAN NEGARA
> ISLAM. gitu saja lah.
>
> logika ikutannya, kalau masalah pelaksanaan
> syariat islam itu dicantumkan dalam pasal-2
> UUD, berarti perlu peraturan perundangan
> pada tingkat di bawahnya. misalnya 7 kata
> itu kan mengandung kata "kewajiban" yang
> berarti bagi pelanggarnya "berhak" dihukum,
> kan?
>
> lha untuk menghukum perlu aturan atau definisi
> sekaligus senarai tentang syariat islam itu apa.
> kan gitu logikanya. lha sekarang, wong yang
> namanya nash-nash kitab sucinya saja masih
> rame kok dalam perbedaan-2 penafsiran.
> bahkan tafsiran itu ya begitu itu, selalu ada
> perbedaan sejak ayat kitab suci ditafsirkan.
> kitab suci agama apapun!
>
> soeL
> --------
->Kirim bunga ke-14 kota di Indonesia, http://www.indokado.com
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!