Setiap tahun pasti selalu hal yang sama terjadi. Orang islam heboh soal memberi 
selamat natal. Kita kok nggak pernah nanya sama yang bersangkutan, yang merayakan. 
Sebenarnya merasa perlu nggak sih di
selamat natal-in ? Coba kita tanya pada sodara2x kita yang kristen, kalau kita lakukan 
semua hal dalam betoleransi, bekerja sama dengan baik, hidup berdampingan dengan 
rukun, saling membantu, saling
tolong menolong, tapi TIDAK mengucapkan "Selamat Natal". Cukup tidak?

Kok kita, orang islam yang rikuh pekewuh bingung sendiri jangan2x nanti dianggap tidak 
toleran kalau tidak ngucap-in selamat natal.

Sekalian numpang tanya, memangnya perlu juga kita di selamat lebaran-in ? Apa ada 
dasarnya dalam agama untuk mengucapkan "Selamat Idul Fitri" ? Kalau ada, dan itu 
merupakan ibadah, apa ya perlu kita
ucapan selamat dari agama lain?

Kenapa nggak saling meaafkan saja, baik menggunakan moment lebaran, natal, ataupun 
tahun baru, lebih baik lagi tiap hari?

Mengucapkan (khusus untuk yang muslim) :
Semoga diterima amal ibadah kita selama bulan Ramadhan yang penuh berkah ini ...
(untuk semuanya ) :
Selamat liburan, mohon maaf lahir batin ... semoga habis libur kita semua mampu 
bekerja dengan lebih baik lagi.


-----Original Message-----
From: eg [SMTP:[EMAIL PROTECTED]]
Sent: Thursday, December 21, 2000 7:25 PM
To: [EMAIL PROTECTED]
Subject: Re: [Kuli Tinta] Fw: [dunia Islam] MUI : Ucapkan Selamat dan Ikut Natal Haram 
Hukumnya !

Sore ini istri saya baru saja datang. Mukanya tidak seperti biasa, wah pasti ada 
masalah nih....

Dengan pijatan lembut dan canda akhirnya dia mengatakan bahwa dia baru saja memanggil 
salah satu karyawannya untuk diperingatkan. Lho? Pasalnya karyawan tadi menyindir 
karyawan lain yang kebetulan
sedang melakukan kesalahan didalam bekerja dengan ucapan "bagaimana bisa bekerja baik 
kalau sembahyangnya berkiblat ke Betlehem"

Istri saya berkata: "Pak,  tidak ada orang yang tidak pernah berbuat salah,  dan saya 
tidak ingin kalau masalah perbedaan agama dibawa ke pekerjaan karena saya tidak ingin 
repot seperti negara ini"

Wah... saya terkejut bukan kepalang! Kesambet arwahnya siapa dia. Maka, sayapun 
tertarik untuk menggoda: "Nanti akan mengucapkan Selamat Natal kepada karyawanmu yang 
sembahyangnya ke Betlehem itu atau
tidak selagi MUI sudah melarang?" Marah dia... : "aku ingin menyapa orang lain sebagai 
manusia, biarkan aku masuk neraka asal aku tidak menyakiti manusia lain" Wah .. kalau 
engkau masuk neraka aku
ikut saja deh.. toh itu semua masih berupa gambaran.... (Kalau berhubungan dengan 
sesama kan bukan gambaran)

Selamat Merayakan Natal
Selamat Merayakan Hari Raya Lebaran
Selamat Tahun Baru 2001

Semoga Damai dan Sejahtera menyertai seluruh keluarga dihari yang istimewa ini.

��




................Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia...............
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

->Cake, parcel lebaran & bunga2 natal? Di sini, http://www.indokado.com 















Kirim email ke