Tambahan Lagi biar nabah kapasitas otak kita,
ISLAM itu masuk ke indonesia harus beradaptasi
dengan adat setempat kalau ngak ngak bakal diterima

"Adat bersadikan Sarat, Sarat bersadikan Kitabuloh"

Percayadeh jangan dengerin kiayi sedeng MUI itu
Kalau mau sadar bahwa kita hidup di Indonesia
Yang juga punya saudara yang berlainan iman.

MYP


----- Original Message -----
From: Daniel H.T. <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: 23 Desember 2000 0:08
Subject: Re: [Kuli Tinta] Fw: [dunia Islam] MUI : Ucapkan Selamat dan Ikut
Natal Haram Hukumnya !


> Opini seperti ini lebih akomodatif, daripada yg menanggapinya secara
> emosional.
>
> Kalau fatwa MUI mau diikuti, pertanyaannya: bagaimana dng Yasser Arafat
> (sekedar contoh) yg setiap tahun ikut hadir di gereja di Palestina sewaktu
> tgl 25/12 tiba?
>
> Lalu, bagaimana dng rencana Presiden GD yg mau ke Irja u/ ikut menghadiri
> perayaan Natal? Apa mereka2 itu bukan Muslim?
>
> (Ini sekesar tanya. Tolong, jangan ditanggapi dng emosianal)
>
> ----- Original Message -----
> From: BKC1214 Nopi Hidayat <[EMAIL PROTECTED]>
> To: <[EMAIL PROTECTED]>
> Sent: Friday, December 22, 2000 4:23 PM
> Subject: Re: [Kuli Tinta] Fw: [dunia Islam] MUI : Ucapkan Selamat dan Ikut
> Natal Haram Hukumnya !
>
>
> >
> >
> > Tambahan,
> > Posting yg cukup baik dan sebagai bahan renungan/koreksi bagi kita
semua,
> > baik Islam, Kristen, Hindu dll Agama...semoga damai selalu!.
> >
> > Salam,
> > -----
> >
> > Idb wrote :
> > Setiap tahun pasti selalu hal yang sama terjadi. Orang islam heboh soal
> memberi
> > selamat natal. Kita kok nggak pernah nanya sama yang bersangkutan, yang
> > merayakan. Sebenarnya merasa perlu nggak sih di
> > selamat natal-in ? Coba kita tanya pada sodara2x kita yang kristen,
kalau
> kita
> > lakukan semua hal dalam betoleransi, bekerja sama dengan baik, hidup
> > berdampingan dengan rukun, saling membantu, saling
> > tolong menolong, tapi TIDAK mengucapkan "Selamat Natal". Cukup tidak?
> >
> > Kok kita, orang islam yang rikuh pekewuh bingung sendiri jangan2x nanti
> dianggap
> > tidak toleran kalau tidak ngucap-in selamat natal.
> >
> > Sekalian numpang tanya, memangnya perlu juga kita di selamat lebaran-in
?
> Apa
> > ada dasarnya dalam agama untuk mengucapkan "Selamat Idul Fitri" ? Kalau
> ada, dan
> > itu merupakan ibadah, apa ya perlu kita
> > ucapan selamat dari agama lain?
> >
> > Kenapa nggak saling meaafkan saja, baik menggunakan moment lebaran,
natal,
> > ataupun tahun baru, lebih baik lagi tiap hari?
> >
> > Mengucapkan (khusus untuk yang muslim) :
> > Semoga diterima amal ibadah kita selama bulan Ramadhan yang penuh berkah
> ini ...
> > (untuk semuanya ) :
> > Selamat liburan, mohon maaf lahir batin ... semoga habis libur kita
semua
> mampu
> > bekerja dengan lebih baik lagi.
> >
> >
>
>
>
>
> ................Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia...............
> Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
> Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
> Keluar: [EMAIL PROTECTED]
>
> ->Cake, parcel lebaran & bunga2 natal? Di sini, http://www.indokado.com
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>


................Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia...............
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

->Cake, parcel lebaran & bunga2 natal? Di sini, http://www.indokado.com 















Kirim email ke