mBin,
Aku barusan nonton tayangan Dialog Beranda (DB) di TPI.
dan dengan ini secara tulus aku (yang kecil ini) me-
nyampaikan rasa hormat dan penghargaan kepada
Bung Ulil, dalam acara DB tadi. Bung telah menunjukkan
lebih mementingkan Indonesia daripada sekedar loyalitas
dan penentangan, meski harus dikeroyok 3 -:))).
Rupanya memang kusut sudah permasalahan bangsa
ini. Mega menyatakan "bangsa bunuh-bunuhan" di
Malaysia, dijadikan bahan tertawaan dan point penyalahan
di DB (oleh Bapak SBP). Mahasiswa sangat menginginkan
pergantian pimpinan nasional. Juga wakil HMI telah menganggap
pemerintahan GD tlah usai. Dan sekali lagi "Bravo" Bung Ulil
pertanyaan Bung tentang kesiapan mendapatkan pengganti
GD, seandainya tumbang (menurut ku) tetap menggantung!
tak jelas jawabannya. Atau memang tidak mampu dijawab?
Selain malah menyerahkannya kepada Allah (pernyataan
akhir SBP), hehehe lha menyerahkan kepada Allah kok
jalan yang akan ditempuh keluar dari koridor dari Nya?
Dan dari kampung Komplek Banyumanik (Semarang) aku
punya cerita kecil, tentang seorang tokoh politik tingkat
Kecamatan. Yang dalam setiap kesempatan selalu menyalahkan
pemerintah. Sampai-sampai masalah pembuangan sampah
pun disalahkan pemerintah daerah yang tidak memberikan
pelayanan yang baik. Sampai-sampai ada orang setengah
tua yang merasa tidak enak, bertanya: "Mas-mas, kalau
dipikir di kompleks ini siapa yang menghasilkan SAMPAH?
Pemerintah atau Kita? Kalau pemerintah, memang kita
wajib minta pertanggung-jawabannya, kalau sampah
itu mengganggu masyarakat. Tetapi kalau sampah-2
itu hasil rumah tangga masyarakat, apa fair kita menyalahkan
melulu pemerintah?"
Di kesempatan lain, Sang Tokoh dalam kutbah pengajian
mesjid, menyatakan bahwa Bung Karno adalah penghianat.
Sesuatu ungkapan yang sangat berani memang, tetapi
masyarakat tidak menanggapinya. Hanya pak setengah
tua merasa sakit hati dan selesai pengajian dia menemui
Sang Tokoh. Dan hanya berkata: "Mas, apakah dengan
berdirinya Indonesia tahun 45 itu tidak ada jasa BK?
OK-lah, BK berbuat salah di akhir-akhir pemerintahannya,
tetapi apakah anda tahu seluruhnya latar belakangnya?
Yang jelas, Mas, BK itu telah dipilih menjadi presiden RI
dan BK hanya berkuasa presidensiil sepenuhnya sejak
1959. Yang pasti BK pernah dan dikehendaki
oleh bangsa ini untuk memimpin bangsa Indonesia. Sedang
SAMPEYAN, mungkin di lingkungan Komplek ini, taruhlah
satu gang saja dengan Sampeyan, banyak yang tidak
suka sama Sampeyan. Buktinya, pemilihan RT-pun Sampeyan
gagal terpilih......."
salam damai mBin,
FK-mBogor
----------
................Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia...............
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
->Cake, parcel lebaran & bunga2 natal? Di sini, http://www.indokado.com