http://www.kompas.com/berita-terbaru/0101/09/headline/17.htm
Selasa, 09 Januari 2001, 11:52 WIB

                      Amien Rais: Musuh Presiden Wahid Adalah Dirinya
                      Sendiri

                      Samarinda, Selasa

                      Ketua Umum DPP PAN Prof Dr HM Amien Rais mengatakan,
salah satu
                      sikap yang membuat banyak orang 'geregetan' terhadap
Presiden KH
                      Abdurrahman Wahid adalah terlalu banyak berkomentar.

                      "Kesalahan Gus Dur adalah terus berkomentar. Itulah
kesalahan
                      dia, jadi musuh Gus Dur sebenarnya adalah dirinya
sendiri,"
                      kata Amien Rais seusai memberikan ceramah pada acara
silaturahmi
                      dan halal bihalal dengan warga Muhammadiyah Kaltim di
Masjid
                      Pesantren Istiqomah, Sempaja, Samarinda, Selasa (9/1).

                      Kemudian, Ketua MPR RI itu mengatakan, karena musuh
Presiden adalah
                      dirinya sendiri, maka tidak ada orang lain yang bisa
memperbaiki Presiden
                      kecuali dirinya sendiri.

                      Sehari sebelumnya, Senin (8/1), ketika berbicara
kepada
                      wartawan di Bandara Sepinggan Balikpapan, Amien yang
mantan
                      Ketua Umum PP Muhammadiyah itu mengingatkan agar
Presiden Wahid
                      tidak terus berkomentar sehingga masyarakat tidak
semakin resah dan
                      bingung.

                      "Seluruh kata-kata Gus Dur sulit saya percaya, karena
itu
                      sebaiknya dia berhenti berkomentar yang tidak jelas,"
katanya.

                      Amien mengatakan, tidak masuk akal jika Presiden
menuduh
                      banyak pihak, termasuk dirinya dan 16 anggota DPR,
ingin merongrong
                      kekuasaannya dan menjatuhkannya dari kursi
kepresidenan.

                      Menurut Amien, tidak ada musuh Presiden, tidak ada
yang ingin
                      menjatuhkannya, karena musuh Presiden adalah dirinya
sendiri.

                      Amien Rais juga mengeritik keras Presiden Wahid yang
sebelumnya
                      melontarkan komentar bahwa tiga kekuatan Parpol besar,
PDI Perjuangan,
                      Golkar dan PAN, telah memberikan jaminan kepadanya
bahwa tidak akan
                      ada memorandum dari DPR kepada Presiden, dan MPR tidak
akan
                      menggelar Sidang Istimewa (SI).

                      "PAN tidak mungkin memberikan jaminan tidak akan ada
SI, partai
                      manapun, pihak manapun, siapapun tidak ada yang bisa
menjamin SI tidak
                      dilaksanakan," tegas Amien Rais.

                      Semuanya, menurutnya, sebaiknya diserahkan kepada
proses
                      demokrasi dan konstitusi.

                      Perbedaan pendapat, menurut Amien, sangat wajar dalam
rangka
                      pengembangan demokrasi. Menurutnya, saat ini adalah
zaman pemikiran
                      baru, zaman demokrasi, karena itu ia mengajak semua
komponen bangsa
                      untuk bertukar pendapat demi kebaikan dan berargumen
secara rasional.

                      "Jadi jangan sampai ada anak-anak bangsa yang merasa
bahwa
                      dia sendiri yang bisa pamer otot, padahal orang lain
bisa lebih
                      besar lagi ototnya. Orang yang suka pamer otot itu
kriminil,"
                      katanya di hadapan sekitar seribu jamaah dan ratusan
pelajar yang
                      memenuhi masjid di lingkungan kompleks Pesantren
Istiqomah.

                      Amien juga mengharapkan agar masyarakat di daerah
tidak perlu bingung,
                      khawatir, gusar atau prihatin jika membaca koran
                      Jakarta yang penuh dengan berbagai isu.

                      "Padahal bagi saya, tidak ada secuil pun yang
membingungkan,
                      asal semua dikembalikan kepada proses konstitusional.
Jika kita
                      setia kepada proses demokrasi dan taat konstitusi,
tidak ada
                      sedikit pun hal yang dapat membuat kita gusar,
khawatir,
                      prihatin atau bingung," kata Amien Rais.

                      "Sebenarnyalah bahwa semua akan lancar apabila kita
semua
                      menegakkan konstitusi sebenar-benarnya. Itulah
kuncinya, dan
                      jika itu ditaati, tanpa perlu pamer kekuatan, maka
kita akan
                      menjadi bangsa yang besar dan kuat, dicintai,
dihormati dan
                      disegani oleh lawan apalagi teman," katanya..

                      Warga Muhammadiyah, katanya, pasti akan rasional dan
tidak akan
                      pamer-pamer otot, dan Amien Rais juga percaya bahwa
orang NU sama
                      dengan warga Muhammadiyah.

                      "Orang NU dan Muhammadiyah itu bersahabat, dekat.
Banyak
                      orang NU sekolah di Muhammadiyah sebaliknya banyak
warga
                      Muhammadiyah menuntut ilmu di pesantren NU. Jadi
jangan mau orang NU
                      dan Muhammadiyah diadu domba,' katanya.

                      Perkara Amien Rais, Presiden Wahid dan Ketua DPR RI,
Akbar Tanjung
                      sering berbeda pendapat, katanya, itu wajar dalam
                      kerangka demokrasi dan mencari kebenaran.

                      "Apabila kita tidak pernah berbeda pendapat, kita
                      kembali ke zaman Orla dan Orba, yang hanya memiliki
satu pendapat, satu
                      tujuan, satu pemikiran, satu alternatif, satu warna.
Jika demikian, kita akan
                      terjungkal kembali, jatuh ke rawa-rawa
keterbelakangan," kata Amien.

                      Namun ia mengingatkan agar dalam berbeda pendapat itu,
dalam proses
                      saling mengingatkan, semua pihak harus bersikap
dewasa.
                      "Kalau beda pendapat, kalau kita mengeritik, tidak
lantas
                      marah, mengerahkan pasukan, memerintahkan ajudan untuk
menyerang,
                      justru harusnya bersyukur karena masih ada orang yang
mau
                      mengingatkan dan meluruskan," demikian Amien Rais.
                      (ant/glo)



................Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia...............
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

->Cake, parcel lebaran & bunga2 natal? Di sini, http://www.indokado.com 















Kirim email ke