----- Original Message ----- From: RNW BERITA list manager <[EMAIL PROTECTED]> To: <[EMAIL PROTECTED]> Sent: Wednesday, January 17, 2001 11:20 PM Subject: Warta Berita - Radio Nederland, 17 Januari 2001 > > Edisi ini diterbitkan pada: > > Rabu 17 Januari 2001 16:20 UTC > > * MENGAPA PRABOWO SUBIANTO TIDAK AKAN MENGGUGAT GUS DUR? > > Ada perkembangan menarik dalam kasus teror bom di malam natal. Mantan > KSAD Jenderal Purnawirawan R. Hartono yang disebut-sebut namanya oleh > Presiden KH Abdurrahman Wahid dalam wawancara dengan mingguan > Newsweek, menyatakan siap menggugat Presiden, bahkan ia sampai > mengerahkan 25 orang pengacara. Sebaliknya, tokoh purnawirawan > militer lain yang namanya juga dikait-kaitkan dengan kasus bom malam > natal itu dengan tegas menyatakan ia tidak akan berbuat serupa. > Bahkan tokoh itu, Prabowo Subianto, malah membela Presiden Wahid. > Mengapa Prabowo bersikap lunak terhadap Gus Dur? Laporan koresponden > Syahrir dari Jakarta: > > Jubir kepresidenan Wimar Witoelar secara resmi menyatakan pertemuan > Presiden, Wapres dan jajaran pimpinan TNI di kediaman Wapres Megawati > Jl. Diponegoro 1 Jakarta Pusat, Rabu pagi, membicarakan masalah Aceh. > Wimar seolah ingin meyakinkan bahwa pembicaraan kemarin itu tak ada > hubungannya dengan posisi pemerintah saat ini dan hubungannya dengan > tentara yang kini sudah sangat renggang. Dari segi moral legitimitas > pemerintahan Gus Dur di mata sebagian besar masyarakat sudah berada > di titik nol. Dalam hubungannya dengan militer tampaknya hanya untuk > membicarakan masalah Aceh saja, Gus Dur perlu menumpang wibawa Wakil > Presiden. Bayangkan jika Gus Dur memanggil para petinggi militer dan > mereka tidak hadir. Polisi pun sepintas nampak tidak taat lagi pada > Gus Dur ketika mereka membela R. Hartono dan Prabowo. > > Pembicaraan dengan Wapres dan para petinggi militer menurut Wimar > berkisar pada perkembangan masalah Aceh sebagai hasil perundingan > Jenewa. Lebih lanjut jurubicara ini menjelaskan bahwa syarat-syarat > serta perinciannya akan dibahas dan ditangani oleh Menko Polsoskam > Susilo Bambang Yudhoyono. Sebelumnya, Susilo Bambang Yudhoyono > menyatakan pertemuan Rabu pagi itu tidak membahas sesuatu yang > khusus, karena hanya makan pagi bersama dan silahturahmi Presiden, > Wapres dan jajaran pimpinan TNI. Yudhoyono kini secara kasat mata > nampak menjadi tangan kanan Gus Dur dalam situasi krisis. Mantan > perwira tinggi Kopassus Luhut Panjaitan pun di Singapura kemarin dulu > menegaskan bahwa TNI tetap kokoh di belakang Gus Dur. > > Tetapi benarkah hal itu? Yang menjadi pertanyaan pula, mengapa Gus > Dur tetap mempersiapkan Prabowo Subianto sebagai pengganti Susilo > Bambang Yudhoyono? Bukankah itu berarti bahwa Gus Dur tetap waspada > terhadap suatu pengkhianatan di tengah jalan? Mungkinkah Gus Dur > sedang mempersiapkan dirinya untuk mengundurkan diri dalam waktu > dekat ini? > > Sementara itu, menarik pula menyimak keterangan pengamat politik > CSIS, J Kristiadi. Ia menyayangkan sikap Kapolri dan Kapolda yang > dinilainya melakukan tindakan insubordinasi, yakni bukan > menindaklanjuti pernyataan Presiden tentang keterlibatan dua jenderal > dalam peristiwa pemboman, melainkan justru membantahnya. "Harusnya > Kapolri dipecat," kata Kristiadi di Jakarta, Rabu siang. Ini > menunjukkan pemerintahan yang tidak efektif. Pernyataan kepala > pemerintahan tidak ditindaklanjuti, malah dibantah bawahannya. > Seperti diberitakan kemarin, Polri mengaku belum pernah menerima > laporan dari Polda-Polda yang mencantumkan nama Prabowo dan Hartono > dalam kasus peledakan bom di malam Natal. Hal ini ditegaskan > Wakapolri Komisaris Jenderal Panji Asmasubrata kepada wartawan Rabu > siang. > > Mantan Pangkostrad Letjen (Purn) Prabowo Subianto pun kemarin > menggelar konperensi pers. Ia membantah tuduhan dirinya terlibat > dalam kasus pemboman malam Natal lalu. "Tuduhan itu adalah bagian > kampanye destabilisasi dan disinformasi atau teknik kambing hitam > untuk menghancurkan saya," tegasnya. Prabowo menjelaskan, malam Natal > itu ia berada di Jakarta. Satu jam setelah peledakan, dia mendapat > banyak sekali telpon yang menanyakan perihal keterlibatannya dalam > pemboman tersebut. Mengenai ucapan Presiden, dia setelah membaca > majalah Newsweek berkesimpulan bahwa Presiden tidak menuduhnya. > Karena itu ia tidak akan menggugat Presiden. "Hati saya bersih dan > saya tidak mau bangsa ini rusak dan hancur. Saya sudah mempertaruhkan > nyawa saya selama 28 tahun untuk merah putih," tegas Prabowo. Seorang > pengamat militer Indonesia di Amsterdam berpendapat, pernyataan lunak > Prabowo ini dengan jelas membuktikan bahwa ia sedang didekati atau > makin dekat dengan Presiden Wahid. Bagi pengamat tersebut sikap > Prabowo ini menegaskan dugaan banyak orang bahwa menantu Soeharto > tersebut kini digunakan Presiden Wahid untuk menakut-nakuti Menko > Polkam Susilo Bambang Yudhoyono. Kalau Menko Polkam ini sampai gagal, > maka orang menduga Gus Dur akan mengangkat Prabowo sebagai > penggantinya. Selanjutnya dalam jumpa pers kemarin Prabowo meminta > semua pihak untuk memberi kesempatan kepada polisi dan intelijen > untuk bekerja secara maksimal walau pun dia sendiri mengakui kerja > intelijen masih sangat lemah. > > Sedangkan Staf Ahli Panglima TNI Bidang Ekonomi dan Keuangan Mayjen > Sudrajat berpendapat, teror bom bukanlah gerakan untuk menyudutkan > TNI dan secara lembaga TNI tidak akan terlibat. "Namun, tidak menutup > kemungkinan ada kalangan TNI secara pribadi terlibat di dalamnya," > jelas Sudrajat. Tentang banyaknya kalangan yang menuduh TNI pelaku > teror bom, dia menjawab bahwa hal itu bisa saja mengingat TNI > satu-satunya organisasi yang terorganisir secara rapi. "Apalagi > tragedi peledakan bom terjadi secara serempak," jelasnya. Akibatnya > publik langsung menuduh TNI yang berada di balik insiden tersebut. > Padahal, tuduhan itu harusnya dikaji lebih lanjut. Ia berharap > tuduhan kepada TNI jangan hanya karena ingin menjawab keresahan > rakyat. > > > Copyright Radio Nederland Wereldomroep. > --------------------------------------------------------------------- ................Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia............... Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI Bergabung: [EMAIL PROTECTED] Keluar: [EMAIL PROTECTED] ->Cake, parcel lebaran & bunga2 natal? Di sini, http://www.indokado.com
