Maaf bung "Aswat" anda terlalu jauh memgambarkan tentang
Tentara kita dengan sejarah Bung Karno. Beda sekali bung.

Jadi anda jangan terjebak dengan steatmen saya yang
saya katakan Merah Putih sudah pasti orang yang idiologi.
Tidak ada tentara kita yang idiologis sejak sejarah lahirnya
Dwi fungsi dahulu kala yang digagas Nasution. Hal yang sama
terlihat bung ridwan juga terjebak di dalamnya.

Steatmen Hijau dan merah putih itu bukan analisa saya pribadi.
Tetapi analisa beberapa rekan wartawan untuk lebih mudah
memetakan Faksi (bukan fraksi) atau kubu yang ada di militer.

Jadi dalam ilmu sosial sejak jaman ORBA militer kita memang konserpatif,
jika mau disimbolkan dengan Hijau.

Dari sejarah ORLA dan ORBA militer kita memang idiologisnya adalah uang.
Maka ada sebuah perdebatan di tingkatan intelektual untuk memberikan nama
pada masa kekuasaan Suharto. banyak yang tidak mengerti filsafat dan
sosiologi mengatakan pemerintahan Suharto adalah pemerintahan FASIS ini
salah benar. Suharto tidak menjalankan roda tiori Fasisme. Maka Suharto di
katakan pemerintahan Militer sama seperti pemerintahan Myanmar. Untuk
memperinci pemerintahan Suharto maka diperjelas dalam bentuk ekonomi yaitu
Kapitalisme. Tepatnya Militaris kapitalis.

Nah watak militer kita tepatnya adalah Militaris dan kapitalis idiologinya
uang bukan Idiologi Nasionalisme apalagi idiologi seperti Mahainisme atau
Nasionalisnya Sukarno. Ketika Kekuatan agama mulai muncul ditandai dengan
manufer Habibie cs. Kekuatan Idiologis Islam masuk kedalam tubuh militer.
Inilah kemudian yang berperang didalamnya. Jadi Sekali lagi Bung aswat bukan
militer seperti militer yang pro Sukarno, atau pro PKI atau Pro PSI atau
Masyumi semua sudah dihancurkan oleh Suharto sejak pristiwa Gestapu pada
tahun 1965.

Jadi tidak aneh orang bisa keluar masuk penjara dengan gampang asal punya
uang. Orang bisa jual beli senjata
asal punya uang. Dulu waktu Sanana Gusmao di
Tahan di penjara, rekan-rekan prokemerdekaan yang sempat
saya temui pernah berkata; tentara dan polisi serta pemerintah
indonesia tidak seperti kami (nasionalis) kami bisa berhubungan
dan menerima perintah dari Gusmao sangat mudah; yang penting ada uang, semua
lancar kata mereka.

Itulah peningalan yang ditingalkan oleh suharto. Nah sejak terjadi pristiwa
Priuk dan Petrus yang bisa kita sebut dilakukan
oleh kubu Merah putih (bukan idiologis). Sipati dan kalangan
agamis merasa terdesak (terutama Islam) maka mereka juga
mendapat simpati dari militer-militer Islam yang kemudia dikenal dengan kubu
Tentara Hijau. Kubu Hijau ini adalah kubu baru di Militer makin besar karena
kedekatan Habibie Cs dengan Suharto. Sebenarnya ada kubu lainnya di militer
kita sekarang ini yang tidak tuntas kita bahas. Kubu Intelektual Militer
yang lebih demokratis dan profesional seperti profesionalnya Faksi merah
putih. Sayangnya faksi Profesional militer ini tidak punya anak buah dan
terkucilkan. Faksi inilah yang sebebanrnya ingin menempatkan posisi militer
pada tempatnya. Masih ingat tentang usaha membongkar kasus korupsi di
KOSTRAD.

Dari diskusi kami dengan orang yang dekat dengan Tentara
mereka memberikan sinyalemen kepada kami, kunci negara ini ada di Cilangkap
jatuh ketangan siapa? atau kubu siapa yang jelas saya berani taro kubu
profesional sudah jadi juru kunci; kenapa menhan minta diganti sampai
sekarang tidak diganti-ganti.

Intinya gini aja deh kalau dalam politik sipil masuk kubu GOLKAR-PDIP atau
KUBU POROS TENGAH. OK sekian.

MYP

>
> ----- Original Message -----
> From: �� <[EMAIL PROTECTED]>
> To: <[EMAIL PROTECTED]>
> Sent: 09 Juni 2001 7:54
> Subject: Re: [Kuli Tinta] Beda TNI MERAH PUTIH DAN HIJAU
>
>
> > Ya, tetapi kadang mereka juga beraliansi untuk tujuan taktis dan
> > dalam dua kasus itu tampaknya kadar aliansinya berbeda.
> >
> > Tetapi memang sulit menyangkal bahwa diujung tujuan duit adalah
> > latar belakangnya.
> >
> > Lebih jelas, saya melihat bahwa TNI AD terutama yang paling
> > dominan bersinggungan dengan wilayah politik pemerintah sejak
> > negara ini mulai kelihatan sosoknya. Termasuk fenomena merah-putih
> > dan hijau itu.  Yang lain sih ada sebuah fakta, siapa itu yang
> > menembak Soekarno yang sedang bersidang di istana negara dengan
> > pesawat mig 17 itu?
> >
> > BTW, saya masih mempunyai pertanyaan mengenai bagaimana sikap Yani
> > dkk (kita batasi saja dengan 7 pahlawan revolusi itu) terhadap
> > Soekarno. Berseberangan, beroposisi, atau sebenarnya berseberangan
> > namun terikat kepada doktrin sapta marga dan sumpah prajurit?
> >
> > Mengapa ini saya tanyakan, pertama jarang saya melihat tulisan
> > mengenai itu; ke dua, persis pada masa kepemimpinan mereka
> > (tepatnya 3 bulan sebelum mereka dibunuh) ada pamen yang  pergi ke
> > kuala lumpur. Padahal Yani sebagai pimpinan tertinggi TNI pada
> > saat itu kan sedang memimpin tentaranya berkonfrontasi dengan
> > Malaysia. Apakah tradisi kar-makar dan tidak patuh pada pimpinan
> > memang lebih banyakk terjadi di TNI AD? Dengan demikian, Merah
> > putih dan Hijau adalah salah satu fenomena yang akan membuka
> > peluang instabilitas karena logika sederhannya mereka adalah
> > pemegang senjata yang mestinya tidak terkontaminasi oleh
> > kepentingan politik. Apakah
> > Yani dkk itu titik kulminasi idealnya? Apakah setelah Orba
> > memerintah tidak ada kemungkinan diluar merah-putih dan hijau?
> >
> > silahkan membaca lampiran dibawah.
> >
> > salam
> > ��
> >
> > FTNI/Polri Juga Usul Rantap Pengangkatan Wapres Baru
> >
> > Kamis (7/6/2001)
> > detikcom - Jakarta,
> >
> > Seperti FPG, FTNI/Polri juga mengusulkan rantap pengangkatan
> > wapres (baru)
> > jika wapres naik menjadi presiden. Mengenai rantap ini, FTNI/Polri
> > memberi
> > catatan, bila diperlukan.
> >
> > Sikap FTNI/Polri dalam rapat Badan Pekerja MPR penyampaian
> > pandangan fraksi
> > tentang agenda sidang istimewa ini dibacakan oleh Yahya
> > Sarcawirya. Sidang
> > berlangsung di Gedung DPR/MPR, Jl Gatot Subroto, Jakarta Selatan,
> > Kamis
> > (7/6/2001).
> >
> > FTNI/Polri menganggap SI MPR untuk meminta pertanggungjawaban
> > presiden.
> > Karena itu, perlu dipertimbangkan hal-hal yang akan
> > dipertanggungjawabkan
> > presiden dalam sidang istimewa mendatang.
> >
> > Rantap yang diusulkan antara lain rantap MPR tentang
> > pertanggungjawaban
> > presiden yang materinya diterima atau ditolak. Rantap
> > pemberhentian presiden
> > bila diperlukan dan rantap pengangkatan presiden bila diperlukan
> >
> > Fraksi Reformasi melalui jubirnya Ahmad Farhan Hamid menilai SI
> > merupakan
> > wahana konstitusi yang harus dilewati. FR menilai presiden wajib
> > datang guna
> > menyampaikan pertanggungjawaban.
> >
> > Jika keadaan darurat, FR berpendapat SI bisa dipercepat. Usulan
> > percepatan
> > SI juga disampaikan FPBB melalui jubirnya Hamdan Zoelva. FPBB
> > meminta kepada
> > pimpinan MPR untuk sering berkonsultasi dengan pimpinan fraksi dan
> > mempecepat SI jika ada ancaman terhadap konstitusi.[gp]
> >
> >
> >
> >
> > ----- Original Message -----
> > From: My Populis <[EMAIL PROTECTED]>
> > To: <[EMAIL PROTECTED]>
> > Sent: Saturday, June 09, 2001 12:52 AM
> > Subject: Re: [Kuli Tinta] Beda TNI MERAH PUTIH DAN HIJAU
> >
> >
> > Biar ngak salah lagi agar mudah aku gambarkan disini ya.
> > Moga-moga anda masih ingat?
> >
> > Apa anda masih ingat tentang Operasi Naga Hijau yang ditujukan
> > kepada GD?
> >
> > Apakah Ada masih mengenal operasi naga merah yang
> > ditujukan Kepada mega?
> >
> > MYP
> >
> >
> >
> > ----- Original Message -----
> > From: My Populis <[EMAIL PROTECTED]>
> > To: <[EMAIL PROTECTED]>
> > Sent: 08 Juni 2001 23:57
> > Subject: Re: [Kuli Tinta] Beda TNI MERAH PUTIH DAN HIJAU
> >
> >
> > > Ali sadikin tidak punya tentara dia dia lebih dekat ke GD.
> > > Dia hanya golongan elit dari petisi 50 kurang kuat.
> > >
> > > MYP
> > >
> > >
> > >
> > > ----- Original Message -----
> > > From: �� <[EMAIL PROTECTED]>
> > > To: <[EMAIL PROTECTED]>
> > > Sent: 07 Juni 2001 8:30
> > > Subject: Re: [Kuli Tinta] Beda TNI MERAH PUTIH DAN HIJAU
> > >
> > >
> > > > Bagaimana dengan misal Ali Sadikin?
> > > >
> > > >
> > > > ----- Original Message -----
> > > > From: My Populis <[EMAIL PROTECTED]>
> > > > To: <[EMAIL PROTECTED]>
> > > > Sent: Thursday, June 07, 2001 4:13 AM
> > > > Subject: [Kuli Tinta] Beda TNI MERAH PUTIH DAN HIJAU
> > > >
> > > >
> > > > Yang dimaksud perbedaan merah putih dan Hijau ini bukan pada
> > > > tataran
> > > > idiologis semata. Perbedaan seperti ini agar mudah melihat
> > kubu di
> > > > TNI.
> > > >
> > > > 1. MERAH PUTIH
> > > > Di tandai dengan ciri-ciri Profesionalitas pada korps dan
> > uang.
> > > >
> > > > 2. HIJAU
> > > > Ditandai pada karier, dan uang (lebih politis dibandingkan no
> > 1).
> > > >
> > > >
> > > > NB:
> > > > Kalau belajar dari sejarah Biasanya sih yang menang sih yang
> > no.2
> > > > kenapa yang nongol bukan Sarwo Edi panglima perang pembersihan
> > > > pada masa Gestapu yang juga dekat dengan "mahasiswa" atau
> > > > Nasution.
> > > > Tetapi malah Suharto yang terkenal karirnya banyak terlibat
> > pada
> > > > keterlibatannya pada kepentingan ekonomi/dagang?. (inisih
> > analisa
> > > > pribadi
> > > > ngak tahu bener apa ngak walaupun perbedaan TNI sekarang
> > dengan
> > > > TNI
> > > > jaman orba jelas beda dulu masih ada PKI sekarang ngak ada ya
> > > > kan).
> > > > Tetapi sejarah bisa berubah. Ha... Ha...
> > > >
> > > > MYP
> > > >
> > > >
> > > > ...........Menuju Indonesia yang Demokratis dan
> > > > Berkeadilan............
> > > > Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan anda lakukan
> > > > sendiri
> > > > Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
> > > > Keluar: [EMAIL PROTECTED]
> > > >
> > > > ->Cake, parcel lebaran & bunga2 natal? Di sini,
> > > > http://www.indokado.com<--
> > > >
> > > >
> > > >
> > > >
> > > > ...........Menuju Indonesia yang Demokratis dan
> > Berkeadilan............
> > > > Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan anda lakukan
> > sendiri
> > > > Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
> > > > Keluar: [EMAIL PROTECTED]
> > > >
> > > > ->Cake, parcel lebaran & bunga2 natal? Di sini,
> > http://www.indokado.com<--
> > > >
> > >
> > >
> > > ...........Menuju Indonesia yang Demokratis dan
> > Berkeadilan............
> > > Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan anda lakukan
> > sendiri
> > > Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
> > > Keluar: [EMAIL PROTECTED]
> > >
> > > ->Cake, parcel lebaran & bunga2 natal? Di sini,
> > http://www.indokado.com<--
> > >
> >
> >
> > ...........Menuju Indonesia yang Demokratis dan
> > Berkeadilan............
> > Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan anda lakukan
> > sendiri
> > Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
> > Keluar: [EMAIL PROTECTED]
> >
> > ->Cake, parcel lebaran & bunga2 natal? Di sini,
> > http://www.indokado.com<--
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> > ...........Menuju Indonesia yang Demokratis dan Berkeadilan............
> > Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan anda lakukan sendiri
> > Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
> > Keluar: [EMAIL PROTECTED]
> >
> > ->Cake, parcel lebaran & bunga2 natal? Di sini,
http://www.indokado.com<--
> >
>
>
> ...........Menuju Indonesia yang Demokratis dan Berkeadilan............
> Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan anda lakukan sendiri
> Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
> Keluar: [EMAIL PROTECTED]
>
> ->Cake, parcel lebaran & bunga2 natal? Di sini, http://www.indokado.com<--
>


...........Menuju Indonesia yang Demokratis dan Berkeadilan............
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan anda lakukan sendiri
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

->Cake, parcel lebaran & bunga2 natal? Di sini, http://www.indokado.com<-- 

Kirim email ke