Lho yg Trend kan udah berhasil dan nilainya 10, mengapa diubah, sayang
bagi yang kedua :-(
Referensi:
http://www.kymco.or.id/inreyen-break-in-secrets-t136.html?highlight=break

Good luck,

Riza


--- In [email protected], "Yosep MYS" <[EMAIL PROTECTED]>
wrote:
>
> Wah, menarik banget nih, Mas Riza. Kalau gitu sekalian tanya nih,
untuk si
> LX ini, saya baca di buku panduannya sebelum 100KM, speednya
diusahakan di
> bawah 60 km/jam dan jangan sampai 'dibejek' sekaligus. Padahal, dulu
waktu
> beli Trend 2005, awal datang kebetulan masih ada plat ompang, langsung
> dibawa ke Lembang dan dibejek, speed sampai 80 km/jam. Setelah 6
bulan, tes
> irit bensin sangat surprise dalam kota pemakaian jalan normal (ada
datar,
> tanjakan, lubang2 banyak :D) bisa 1L:60km, melebihi SupraX kakak
saya waktu
> itu. Saya tes dengan isi penuh bensin (premium), pake-pake kurang
lebih 5
> semingguan sampai indikator menunjukan bensin kosong, terus isi
penuh lagi
> bensin di pom bensin dan petugas yang sama (langganan), terus
dilihat isi
> berapa liter dan penambahan jaraknya berapa, akhirnya berkali-kali
didapat
> 1L:60Km.
> Nah, untuk si LX ini, apa mending ikutin petunjuk buku atau
kebiasaan kita
> saja ya? Mohon sarannya dong..
> 
> -Yosep-


Kirim email ke