Perihal : Protes atas ucapan bernada pelecehan dari
          Sdri. Evi Narti Zain / Staf Forum LSM Aceh


Kepada,
Sdr. Presidium Forum LSM Aceh
Jln. Taman Siswa No.25 Banda Aceh
Telp/Fac. 0651.32689


Salam lestari,

Senin, 27 September 1999 kami mewakili Pagar Alam Semesta (PASe) diundang
oleh Koalisi NGO HAM Aceh untuk sebuah seminar sehari tentang dampak
Pemberlakuan DOM di Aceh yang dilaksanakan di Hotel Cakradonya Banda Aceh.
Acara tersebut dihadiri oleh 2 orang nara sumber dari Banda Aceh dan 2
orang nara sumber dari Jakarta (Ifdhal Kasim/ELSAM dan Hendardi/PBHI). Kami
diundang dan hadir diacara tersebut, dalam kapasitas sebagai Direktur
Eksekutif PASe. Saat kami mengajukan beberapa pertanyaan yang secara
kebetulan waktu yang diberikan oleh moderator (Fuad Mardhatillah Tiba)
dalam termin pertama, kami sempat mempertanyakan tentang keberadaan lambang
negara RI (burung Garuda), yang secara nyata binatang tersebut tidak pernah
ada dimuka bumi ini. Sehingga menurut hemat kami apapun yang dibangun
selama lebih dari 50 tahun umur RI ini, ternyata tidak memiliki sebuah
tujuan dan target yang jelas sehingga banyak nyawa manusia yang tak berdosa
dikorbankan untuk hal-hal tersebut. Dari hal tersebut kami berfikir bahwa
sumber semua yang terjadi selama ini berasal dari sebuah lambang negara,
yang merupakan penjelmaan dari sebuah khayalan manusia (binatang dalam
dongeng). Saat bung Hendardi diingatkan oleh moderator untuk menanggapi
pertanyaan tersebut, tiba-tiba sdri. Evi Narti Zain / Staf Forum LSM Aceh
yang juga peserta dalam seminar tersebut mengatakan bahwa "Bung Garuda
diganti saja dengan Burung Khairul". Ucapan yang tidak beretika dan
bermoral tersebut dilontarkan dalam sebuah forum seminar HAM tepat pukul
12.55 WIB. Saat tersebut kami sangat terkejut sekali dan kami tidak pernah
menduga bahwa, apa yang dikampanyekan oleh kelompok aktivis perempuan NGO
Aceh yang anti terhadap "pelecehan", ternyata kampanye tersebut tidak
sampai ketingkat personilnya Forum LSM Aceh. Perlu kami informasikan bahwa,
ada beberapa saksi yang kebetulan duduk berdekatan dengan sdri. Evi Narti
Zain saat itu. Saksi-saksi tersebut adalah : Risman A.Rachman (Walhi Aceh),
Otto Syamsuddin (Cordova), Jufriadi (PUSPA, Lukman AG (Frum LSM Aceh).

Sehubungan dengan kejadian diatas kami menyatakan protes keras terhadap
ucapan sdri. Evi Narti Zain / Staf Forum LSM Aceh, yang tidak beretika dan
bermoral. Ucapan tersebut menurut kami berbau nada pelecehan, sehingga
keberadaan kami sebagai peserta seminar dalam kapasitas sebagai Direktur
Eksekutif PASe pada forum tersebut merasa terhina. Perlu diketahui bahwa
PASe yang merupakan kelompok NGO lingkungan hidup, sangat menghargai
prinsip-prinsip kesetaraan antara perempuan dan laki-laki, serta kami
sangat anti terhadap pelecehan dan kekerasan khusunya sesama komponen
manusia. 

Kepada sdr. Presidium Forum LSM Aceh kami minta untuk mengklarifikasi
tentang keberadaan sdri. Evi Narti Zain sebagai staf Forum LSM Aceh yang
menurut hemat kami, yang bersangkutan sudah tidak lagi memiliki etika dan
moral sebagai seorang aktivis NGO. Dan kepada sdri. Evi Narti Zain yang
masih sangat muda dalam ber-NGO, kami minta untuk segera memohon maaf atas
ucapan yang tidak beretika dan bermoral tersebut kepada semua komponen
peserta yang hadir dalam seminar koalisi NGO HAM tanggal 27 September 1999
termasuk juga kepada nara sumber, melalui media yang diterbitkan oleh
Koalisi NGO HAM, Forum LSM Aceh dan media terbitan WALHIO Aceh dalam waktu
yang segera. Jika hal tersebut tidak diindahkan, maka kami terpaksa
menyelesaikan kasus tersebut melalui jalur hukum yang ada.

Demikianlah pernyataan ini kami sampaikan, atas perhatian saudara kami
ucapkan terima kasih.


Banda Aceh, 28 September 1999
Salam,

KHAIRUL AZMI
Direktur Eksekutif PASe


CC;
  > Seluruh anggota/partisipan Forum LSM Aceh.
  > Seluruh jaringan/NGO perempuan Aceh.
  > Seluruh jaringan kerja Forum LSM Aceh di seluruh Indonesia.

---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
For additional commands, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Archive: http://www.mail-archive.com/[email protected]/




Kirim email ke