Dear all,
Satu aja komentar saya, mantan MenLH itu kampungan, kekanak-kanakan, dan
tingkahlakunya tidak sesuai dengan gelarnya(mungkin gelar dokternya itu
karbitan).
salam,
rosma
At 14:42 22/12/1999 +0700, you wrote:
>Rekan-rekan,
>
>Sudah baca Tempo 20-26Des99? Lihat di kolom Pokok dan
>Tokoh. Disitu ada wawancara Tempo dengan Panangian
>Siregar, mantan MenLH RI yang lalu.
>
>Berikut saya ketikkan... Ada komentar?
>
>salam,
>Eriyawan
>
>=============
>
>Panangian Siregar
>bersih-bersih rumah
>
>Jadi menteri, bikin berita. Tak jadi menteri, tetap
>jadi cerita. Itulah Panangian Siregar, mantan Menteri
>Negara Lingkungan Hidup dalam kabinet B.J. Habibie.
>Selama jadi menteri, ulah orang PDI (dikenal sebagai
>pengikut Soerjadi) ini kerap digunjingkan karena ia
>merombak struktur pegawai di Bapedal, memecat beberapa
>anak buahnya, dan berencana mengimpor bahan galian dari
>Singapura --sebuah bisnis bernilai mahal-- yang
>mengandung bahan beracun.
>
>Kini, setelah lengser, dokter berusia 63 tahun itu
>diramaikan karena ia dianggap mencalonkan diri sebagai
>anggota Komisi Pemeriksaan Kekayaan Penyelenggara
>Negara (Komisi Pemeriksa). Terpaksa, Rabu pekan lalu,
>Kantor Menteri Negara Lingkungan Hidup mencabut
>pencalonan itu. Lelaki ini juga jadi berita karena
>meninggalkan rumah dinasnya dalam keadaan "bersih".
>Maksudnya, ia mengangkut semua perabot, peralatan
>dapur, mesin fax, hingga AC dan gorden. Padahal, itu
>milik negara. Terpaksa Menteri LH yang baru, Sonny
>Keraf, harus tidur tanpa gorden.
>
>Lalu, apa jawaban Panangian terhadap semua berita itu?
>Ini catatan reporter TEMPO, I.G.G Maha Adi:
>
>T>Soal Penarikan sebagai anggota Komisi Pemeriksa.
>J>Saya nggak tahu apa alasannya. Waktu itu, Menko
>Wasbangpan meminta agar tiap kementerian mengirim
>eselon I, dan tidak ada yang mau jadi anggota tim.
>Akhirnya ditawarkan kepada saya. Saya tak mencalonkan
>diri. Mereka sirik saja dan takut terbongkar KKN-nya.
>
>T>Tentang mengambil semua perabotan rumah dinas
>menteri. Betul?
>J>Memang ada sebagian kita ambil, seperti tempat tidur,
>kasur, dan bantal. Itu kan kewajiban pemerintah
>mengganti dengan yang baru.
>
>T>Sampai AC dan mesin faksimile juga anda ambil?
>J>Ya, anggota DPR kan juga begitu. Semuanya bisa
>diambil, asal diganti uang Rp.2,5 juta. Kalau mereka
>mau ambil lagi, silakan ambil.
>
>T>Dari mana Anda mendapat izin membawa perabotan itu?
>J>Saya dan istri bertemu Mensesneg Muladi. Istri saya
>tanya apakah boleh mengangkut sebagian barang yang
>penting. Kata Pak Muladi, silakan saja. Kami kan baru
>pindah rumah. Jadi, masa, kami harus beli semuanya.
>Dulu, waktu kami masuk, juga kosong dan diganti dengan
>yang jelek, ha-ha-ha...
>
>T>Kantor LH akan meminta kembali perabotan itu. Apakah
>akan Anda kembalikan, termasuk mobil dinas yang masih
>Anda pakai?
>J>Kalau mereka minta, silakan saja. Soal mobil, saya
>kan ngak punya mobil dan masih mengumpulkan uang.
>Memang saya punya satu kijang, tapi tidak cukup. Jadi,
>saya pinjam. Nanti saya kembalikan kalau begitu. Tapi
>kan banyak juga yang seperti saya di LH. Kok, mereka
>enggak ditagih? Giliran saya, semuanya ribut.
>
>
>
>
>-= Dual T3 Webhosting on Dual Pentium III 450 - www.indoglobal.com =-
>To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
>For additional commands, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
>Archive: http://www.mail-archive.com/[email protected]/
>
>
>
>
>
>
-= Dual T3 Webhosting on Dual Pentium III 450 - www.indoglobal.com =-
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
For additional commands, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Archive: http://www.mail-archive.com/[email protected]/