Ada isu menarik yang dari dahulu dihindari oleh Indonesia tentang
pemanfaatan HPH, yaitu apakah kita masih betul-betul perlu/terpaksa
kumpulkan  devisa dari hasil kayu. Rasionalisasi semacam pengambilan kayu
hanya untuk pemenuhan kebutuhan internal akan merupakan alasan untuk reduksi
nyata terhadap logging target, konversi hutan alam dan IPK. Yang perlu
ditutup/diperketat  adalah kebocoran seperti penyelundupan lintas batas di
Kalimantan. Sedang yang perlu diantisipasi adalah kapasitas produksi
industri kayu,  tenaga kerja industri kayu serta isu proteksionisme seperti
kampanye anti kayu tropis dan aturan WTO. 
Bagaimana dengan alternatif pembatasan ekspor hanya barang jadi yang
prossessing-nya perlu padat karya seperti meubel dsb?
Biyanto

Johannes Subijanto
Head, Division of Wild Flora and Fauna Traffic 
Directorate General of Forest Protection and Nature Conservation
Manggala Wanabakti Bldg. Block VII 7th Floor - Jalan Gatot Subroto, Jakarta 
Indonesia
Phone & Fax 62 21 5720227


-= Dual T3 Webhosting on Dual Pentium III 450 - www.indoglobal.com =-
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
For additional commands, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Archive: http://www.mail-archive.com/[email protected]/




Kirim email ke