Disukabumi saat ini masih berlangsung penggalian pasir (daerah Cimangkok)
sawah-sawah yang tadinya cantik sekarang menjadi kubangan-kubangan besar dan
juga penggalian tanah liat (daerah Gunung Walat) Gunung yang tadinya hijau
penuh dengan pohon-pohon hijau sekarang gundul dan bopeng-bopeng bekas
galian yang tersisa dan terkesan masih hutan adalah lahan penelitian hutan
milik IPB, ini bisa terlihat jelas kalau kita menuju kota Sukabumi dari arah
Cibadak terletak disebelah kanan jalan.
Masalahnya PEMDA Kabupaten Sukabumi seolah-olah tutup mata dengan kerusakan
lingkungan yang ditimbulkan oleh pemilik konsesi galian pasir maupun tanah
liat tsb. , yang dipikirkan hanya bagaimana cara mengisi kas daerah tapi
tidak mau tahu akibat yang ditimbulkan, dan itu tidak hanya disekitar
lingkungan galian saja tapi juga pada ruas jalan raya dimana truk-truk pasir
dan tanah liat yang mengangkut hasil galian tsb. hingga mencapai 40
ton/truck sehingga mengakibatkan badan jalan bergelombang dan berlubang
karena tidak mampu menahan beban diluar ketentuan contohnya jembatan
didaerah Cimande yang setelah diperbaiki saat ini sudah mulai rusak lagi,
kemacetan lalu lintas yang timbul antara Sukabumi - Bogor karena lambat
jalannya truck tsb pada jalan menanjak dan apabila ada masalah dengan ban,
kendaraan truck diparkir dibadan jalan belum lagi akibat negatif yang
ditimbulkan oleh ulah para pengemudi truck tsb yang ugal-ugalan bila akan
menuju kelokasi penggalian, tidak sedikit pengendara sepeda motor dan angkot
yang menjadi korban, anehnya tidak ada upaya dari aparat PEMDA dan
Kepolisian dan DLLAJR utk mengatasi hal ini, saya pikir itu semua akibat
tidak perdulinya para aparat terkait.
Pertanyaan saya : Apakah ada LSM yang aktif dalam kepedulian lingkungan yang
bisa menyadarkan dari mulai BUPATI beserta jajarannya / KAPOLRES beserta
jajarannya / KA. DLLAJR beserta jajarannya, karena diera reformasi ini
seharusnya mereka-mereka berfikir bagaimana menyelamatkan lingkungan negeri
ini, bukannya berfikir bagaimana mendapatkan hasil sampingan dari negeri
ini.
Mungkin ada rekan dimilis ini yang tahu LSM yang saya maksud, mohon kalau
bisa saya mendapatkan alamatnya, syukur-syukur ada alamat
e-mailnya.*****Efdees./Soekaboemi.
--
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
For additional commands, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Archive: http://www.mail-archive.com/[email protected]/