Eko T,
Aku secara pribadi mendukung suara hatimu dan siap diajak rembukan
membangunkan media apa saja yang menyuarakan kepedulian lingkungan.
Soal dana kalau dikumpulkan, sedikit-sedikit akan menjadi bukit, tinggal
bagai mana strategi dan cara kita bareng-bareng menggelontorkan gagasan.
Salam lestari,
rt
----------
ET Paripurno berkata :
> kawan-kawan milisi yang baik.
>
> pada perioda waktu 1994 - 1998, sebagai wujud kampanye lingkungan,
> pancaroba, majalah lingkungan triwulanan "gratisan" diterbitkan oleh
lembaga
> dana nasional, dana mitra lingkungan.
> majalah itu dihidupi (dan menghidupi) kawan-kawan aktifis, praktisi dan
> pekerja lingkungan dari seluruh indonesia, antara lain melalui artikel,
> foto, karikatur, laporan aksi.
>
> sampai akhir hayatnya. ada satu obsesi yang belum terwujud ketika itu,
bahwa
> pancaroba bisa menjadi majalah "pendidikan lingkungan" bagi para
eksekutif
> dan legistatif daerah. tapi kok ya kebetulan, ketika musim otonomi
daerah,
> dan ketika justru diperlukan, majalah ini menghentikan diri dari
> peredarannya.
>
> cukup banyak kawan-kawan aktifis, pekerja, praktisi lingkungan yang
> menginginkan majalah itu terbit. masalahnya klasik memang, tetapi prinsip
:
> dananya enggak ada. jumlahnya memang tidak sedikit, sekitar 25 juta
setiap
> kali terbit dengan oplah 3.000 lembar. terus, adakah diantara para milisi
> ini adalah para lembaga dana atau personal penyedia dana, atau siapapun
yang
> memungkinkan membantu menerbitkan kembali majalah tersebut. saya mengajak
> anda untuk menghidupkan kembali.
>
> salam,
>
> et paripurno, mantan redaktur pelaksana pancaroba
> t : 62-274-870078; f : 62-274-870323
> e : [EMAIL PROTECTED]
--
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
For additional commands, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Archive: http://www.mail-archive.com/[email protected]/