Secara fakta, dukungan finansial dari beberapa sumber (raksasa) adalah
bentuk lain dari 'life support,' kata lain dari subsidi.  Disukai atau tidak
begitulah kenyataannya.  Sudah cukup banyak majalah, 'newsletter,' bulletin,
dll (contoh Suara Alam, Lingkar) yang bagus kualitasnya kita saksikan
kematiannya, bahkan tanpa kuburan yang jelas.  Memang perlu jalan keluar
yang inofatip.

Di sisi lain, usul Bung Harry perlu dipertimbangkan dan masih diperdebatkan,
misalnya masalah 'copyright'-nya, dll.

Saya ikut prihatin.

Salam,
Barita Manullang
-----Original Message-----
From: Rohadji Trie <[EMAIL PROTECTED]>
To: [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>; MILIS ENVIRO
<[EMAIL PROTECTED]>; MILIS LINGKUNGAN <[EMAIL PROTECTED]>;
MILIS HIDUPAN LIAR <[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED]
<[EMAIL PROTECTED]>; MILIS JPL <[EMAIL PROTECTED]>
Date: Friday, April 07, 2000 10:05 AM
Subject: [lingkungan] Re: [Lingk] penyandang dana


>Eko T,
>Aku secara pribadi mendukung suara hatimu dan siap diajak rembukan
>membangunkan media apa saja yang menyuarakan kepedulian lingkungan.
>Soal dana kalau dikumpulkan, sedikit-sedikit akan menjadi bukit, tinggal
>bagai mana strategi dan cara kita bareng-bareng menggelontorkan gagasan.
>
>Salam lestari,
>
>rt
>
>----------
>
>ET Paripurno  berkata :
>> kawan-kawan milisi yang baik.
>>
>> pada perioda waktu 1994 - 1998, sebagai wujud kampanye lingkungan,
>> pancaroba, majalah lingkungan triwulanan "gratisan" diterbitkan oleh
>lembaga
>> dana nasional, dana mitra lingkungan.
>> majalah itu dihidupi (dan menghidupi) kawan-kawan aktifis, praktisi dan
>> pekerja lingkungan dari seluruh indonesia, antara lain melalui artikel,
>> foto, karikatur, laporan aksi.
>>
>> sampai akhir hayatnya. ada satu obsesi yang belum terwujud ketika itu,
>bahwa
>> pancaroba bisa menjadi majalah "pendidikan lingkungan" bagi para
>eksekutif
>> dan legistatif daerah.  tapi kok ya kebetulan, ketika musim otonomi
>daerah,
>> dan ketika justru diperlukan, majalah ini menghentikan diri dari
>> peredarannya.
>>
>> cukup banyak kawan-kawan aktifis, pekerja, praktisi lingkungan yang
>> menginginkan majalah itu terbit. masalahnya klasik memang, tetapi prinsip
>:
>> dananya  enggak ada. jumlahnya memang tidak sedikit, sekitar 25 juta
>setiap
>> kali terbit dengan oplah 3.000 lembar. terus, adakah diantara para milisi
>> ini adalah para lembaga dana atau personal penyedia dana, atau siapapun
>yang
>> memungkinkan membantu menerbitkan kembali majalah tersebut. saya mengajak
>> anda untuk menghidupkan kembali.
>>
>> salam,
>>
>> et paripurno, mantan redaktur pelaksana pancaroba
>> t : 62-274-870078; f : 62-274-870323
>> e : [EMAIL PROTECTED]
>
>
>--
>To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
>For additional commands, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
>Archive: http://www.mail-archive.com/[email protected]/



--
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
For additional commands, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Archive: http://www.mail-archive.com/[email protected]/





Kirim email ke