Mungkin kita harus sepakat dulu agar sejarah pembukaan dan pendudukan di
beberapa bagian dari kawasan TNMB tidak merupakan preseden pembenaran
praktek serupa atau kreasi lain yang baru atas alasan apapun. Sehingga
skenario 'kalau mereka nekad maka lebih baik diduluin' (yang meskipun
gampang populer) saya pikir tidak 'sreg' secara etis (pegang komitmen
konservasi juga ada resiko untuk jadi tidak populer). Praktek-praktek
sejenis telah dan sedang terjadi di berbagai kawasan konservasi contoh
mencolok di TN Kutai. Ada sinyalemen penjarahan masyarakat merupakan langkah
pembukaan untuk menurunkan nilai biodiversitas kawasan sehingga peruntukan
lahan lain (misalnya tambang batubara dsb.) jadi lebih feasible.
Johannes Subijanto
----- Original Message -----
From: budi rahardjo <[EMAIL PROTECTED]>
To: ET Paripurno <[EMAIL PROTECTED]>; LATIN Jember
<[EMAIL PROTECTED]>; <[EMAIL PROTECTED]>;
<[EMAIL PROTECTED]>
Cc: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Wednesday, August 09, 2000 11:50 AM
Subject: [lingkungan] Re: [latiners] Fw: [lingkungan] Re: [Lingk] Re:
[lingkungan] Tambang Emas di TN
> Yang disebut skenario menebang pohon dan membangun agroforest menurut ET,
> itu udah kejadian.
> Penebangan ilegal telah menjadi skenarionya rakyat, tentara, polisi dan
> beberapa oknum tnmb juga para Borek dan produsen furniture dan kusen di
> jember, pasuruan dan sekitarnya. Itu udah jadi cerita lama dan menjadi
> sejarah hitam dari pengelolaan tnmb.
> Saat ini yang kusebut dengan 2500kk yang sedang berkawan dengan Latin dan
> Balai TNMB adalah petani yang sedang tergabung dalam program rehabilitasi
> 'log over area' seluas lebih dari 1000 ha. Dan masih luas LOA yang
harus
> di rehabilitasi.
> Rehabilitasi dengan sistem agroforestry tumbuhan obat, akan membangun
> kawasan LOA tersebut menjadi hutan Tumbuhan obat yang bermanfaat bagi
> pengembangan perekonomian masyarakat, sekaligus menjadi buffer bagi
kawasan
> yang berada lebih dalam (core and wilederness zone)
> 2500 kk telah menyatakan sikap untuk menjadi kelompok pelestari TNMB.
> masyarakat telah partisipasi dalam menangkap pencuri telur penyu,
menangkap
> petugas yang kepergok menerima suap, melaporkan pelanggaran, menuntut
> petugas untuk lebih tegas dll.
> Barangkali emas menarik dari pada simplisia tumbuhan obat.
> Jadi saya setuju Moratorium Tambang.
> Tapi kalau pemerintah ngeyel mau 'menggadaikan' TNMB kepada pengusaha
> seperti Yusuf merrukh, maka aku lebih setuju kalau rakyat sekitar saja
yang
> menambangnya.
> salam lestari
> budjo
>
>
> ----- Original Message -----
> From: ET Paripurno <[EMAIL PROTECTED]>
> To: budi rahardjo <[EMAIL PROTECTED]>; LATIN Jember
> <[EMAIL PROTECTED]>; <[EMAIL PROTECTED]>;
> <[EMAIL PROTECTED]>
> Sent: Tuesday, August 08, 2000 8:55 AM
> Subject: Re: [latiners] Fw: [lingkungan] Re: [Lingk] Re: [lingkungan]
> Tambang Emas di TN
>
>
> > kalau rencana kawan latin diterapkan, aku takutnya justru strateginya
> > begini, judul program : tolak tambang dan pilih agrofores
> >
> > langkah pertama : demo tolak tambang
> > langkah kedua : demo tolak tambang dan pilih agrofores
> > langkah ketiga : demo menuntut menerapkan agrofores sekarang
> > langkah keempat : tebang pohon yang ada di tn sekarang untuk agrofores
> > langkah krlima : menanami lahan bekas tebangan dengan agrofores
(termasuk
> > tembakau, jagung dan lain-lain saat ini).
> >
> > sementara, kalau ada yang jadi konsultan profokator tambang kira-kira
akan
> > bikin begini :
> > langkah pertama : demo tolak tambang
> > langkah kedua : menuntut bikin tambang rakyat yang ramah lingkungan
> sekarang
> > langkah ketiga : tebang pohon dulu untuk lahan tambang & tumpangsari
> > langkah kelima : ada tambang di bawah, ada perkebunan rakyat di atas.
> >
> > hasilnya sama : taman nasionalnya "tergadai". he he he
> >
> > et paripurno
> > t : 62-274-870078; f : 62-274-870323
> > e : [EMAIL PROTECTED]
> > ----- Original Message -----
> > From: budi rahardjo <[EMAIL PROTECTED]>
> > To: LATIN Jember <[EMAIL PROTECTED]>; <[EMAIL PROTECTED]>;
> > <[EMAIL PROTECTED]>; <[EMAIL PROTECTED]>
> > Sent: Tuesday, August 01, 2000 5:49 PM
> > Subject: Fw: [latiners] Fw: [lingkungan] Re: [Lingk] Re: [lingkungan]
> > Tambang Emas di TN
> >
> >
> > > Latin Jember dan kawan-kawan di Balai taman nasional Meru Betiri
(TNMB)
> > kan
> > > sedang berkawan dengan 2500 kk. Kalau tiap kk punya empat anggota
> > keluarga
> > > berarti punya kawan sebanyak 10 000 jiwa yang tinggal di seputar TNMB.
> > > Emang sekarang mereka lagi konsen untuk membangun agroforest tumbuhan
> obat
> > > dalam kawasan TNMB, tetapi Kegiatan tambang akan menjadi ancaman
> terhadap
> > > aktivitas masyarakat tersebut. Kalau saya pikir sih Latin Jember dan
> > Balai
> > > TNMB bisa menggalang mereka untuk menolak tambang emas di TNMB.
Melalui
> > > Pertemuan pertemuan rutin di tiap kelompok dampingan yang sebangak
2500
> kk
> > > itu dapat di share dampak negatif atas tambang emas baik secara
ekologis
> > dan
> > > ekonomis, sosial, susila, budaya termasuk dari segi dunia akhirat
> gimana
> > > gus nur ??), agar timbul 'kemarahan' publik untuk menolak rencana
> tambang
> > > emas tersebut. Ya.. mungkin perlu sedikit provokasi.
> > > gitu aja usul aku.
> > > Kupikir ini tantangan yang jelas yang harus dihadapi oleh masyarakat
di
> > > sekitar TNMB. Inilah gunanya selama ini Latin dan TNMB memperkuat
> > > kelembagaan masyarakat di buffer zone TNMB.
> > >
> > > Salam Lestari
> > >
> > > Budjo
> >
> >
> >
>
>
> --
> To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
> For additional commands, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
> Archive: http://www.mail-archive.com/[email protected]/
>
>
>
>
>
>
--
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
For additional commands, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Archive: http://www.mail-archive.com/[email protected]/