Saya lebih cenderung mengatakan duit Jepang dan kebodohan bangsa Indonesia 
lah yang menyebabkan hal ini terjadi. Terutama yang terakhir, kitalah yang 
benar-benar "guoblokk !" kalau sampai Alas Puro dirusak. Jika memang Jepang 
ikut terlibat, jangan tanggung-tanggung anda bisa langsung protes ke Kedubes 
Jepang atau kontak via NGO Lingkungan Jepang. Jangan cuma berteriak di 
Indonesia, apalagi di MPR/DPR para politikus kita lebih sibuk mengurus 
Aryantigate. Benar kata Gus Dur, "gitu saja kok diurusin", masih banyak yang 
lebih relevan, termasuk masalah lingkungan hidup.




>From: "ET Paripurno" <[EMAIL PROTECTED]>
>Reply-To: [EMAIL PROTECTED]
>To: "MILIS LINGKUNGAN" <[EMAIL PROTECTED]>,        "MILIS 
>LINGKUNGAN" <[EMAIL PROTECTED]>,        "MILIS ENVIRO" 
><[EMAIL PROTECTED]>
>CC: "Sasmita Nugroho" <[EMAIL PROTECTED]>
>Subject: [lingkungan] Fw: DUIT JEPANG merusak lahan basah TN Alas Purwo
>Date: Tue, 5 Sep 2000 23:33:12 +0700
>
>
>ET Paripurno
>Telp : 62-274-870078; Fax : 62-274-870323
>E-mail : [EMAIL PROTECTED]
>----- Original Message -----
>From: <[EMAIL PROTECTED]>
>To: <[EMAIL PROTECTED]>; <[EMAIL PROTECTED]>; <[EMAIL PROTECTED]>;
><[EMAIL PROTECTED]>; <[EMAIL PROTECTED]>; <[EMAIL PROTECTED]>;
><[EMAIL PROTECTED]>
>Cc: <[EMAIL PROTECTED]>; <[EMAIL PROTECTED]>;
><[EMAIL PROTECTED]>; <[EMAIL PROTECTED]>;
><[EMAIL PROTECTED]>; <[EMAIL PROTECTED]>;
><[EMAIL PROTECTED]>; <[EMAIL PROTECTED]>; <[EMAIL PROTECTED]>;
><[EMAIL PROTECTED]>; <[EMAIL PROTECTED]>; <[EMAIL PROTECTED]>;
><[EMAIL PROTECTED]>; <[EMAIL PROTECTED]>; 
><[EMAIL PROTECTED]>;
><[EMAIL PROTECTED]>; <[EMAIL PROTECTED]>; <[EMAIL PROTECTED]>;
><[EMAIL PROTECTED]>; <[EMAIL PROTECTED]>;
><[EMAIL PROTECTED]>; <[EMAIL PROTECTED]>; <[EMAIL PROTECTED]>;
><[EMAIL PROTECTED]>; <[EMAIL PROTECTED]>; <[EMAIL PROTECTED]>;
><[EMAIL PROTECTED]>
>Sent: Tuesday, September 05, 2000 10:38 AM
>Subject: DUIT JEPANG merusak lahan basah TN Alas Purwo
>
>
> > salam konservasi
> >
> > Teman-teman penggiat lingkungan Indonesia
> > dimanapun berada,
> >
> >
> > Proyek peningkatan jalan dan penggantian jembatan
> > Trianggulasi-Pancur-Plengkung (TPP) di Taman Nasional Alas
> > Purwo (TNAP) banyuwangi-jatim yang bernomor kontrak :
> > 041/35/-/INP/23-LG-18/1999/2000
> > pada kenyataannya adalah proyek PEMBUATAN JALAN & PEMBUATAN
> > JEMBATAN, dari pengamatan langsung di lapangan terbukti
> > tidak ada satupun jembatan yang diGANTI.
> >
> > Proyek yang disponsori lewat hutang (Rp 6,3 miliar) dari
> > Jepang via SPL-OECF tersebut juga sarat dengan manipulasi,
> > guna meyakinkan lembaga donor dan melancarkan kucuran
> > hutang, DPU Bina Marga menginformasikan bahwa Trianggulasi-
> > Pancur-Plengkung (TPP) adalah 3 (tiga) desa yang terletak
> > di dalam kecamatan Tegaldlimo. Padahal sebenarnya TPP
> > adalah tiga daerah yang bukan berstatus desa, TPP bukan
> > kawasan berpenghuni dan TPP adalah nama daerah yang berada
> > dalam areal Taman Nasional Alas Purwo.
> >
> > Selain MANIPULATIF, proyek tersebut memiliki dampak
> > ekologis yang besar. Salah satu contohnya telah terjadi di
> > SUNGLON OMBO.
> >
> > Sunglon ombo adalah daerah genangan alami dan seringkali
> > dijadikan lokasi penting bagi mahasiswa dan peneliti untuk
> > mengamati kehidupan alamiah bangsa Reptil.
> >
> > Sunglon ombo adalah kawasan yang khas, namun demi lancarnya
> > pembangunan sebuah jembatan, pihak pelaksana proyek secara
> > semena-mena telah mengalirkan genangan air alami tersebut
> > ke laut (samudra Indonesia).
> >
> > Duit Jepang itu mereka gunakan untuk menjebol sunglon ombo,
> > sehingga terciptalah "saluran buangan" selebar 5 meter
> > sepanjang 50 meter. Peristiwa yang sempat kami catat pada
> > 21 Agustus 2000 tersebut juga telah diperparah dengan ulah
> > tengil BULDOZER mereka.
> >
> > Makhluk besi yang rakus itu telah meMAKAN hutan ALAS PURWO
> > selebar 6 meter sepanjang 2 kilometer pada 23 agustus 2000
> > dengan lahapnya.
> >
> > Padahal pada tahapan sosialisasinya, proyek tersebut telah
> > menimbulkan polemik yang berkepanjangan. Pihak Pemrakarsa,
> > TN AP, Pemkab Banyuwangi ngotot melaksanakan proyek itu
> > walau tanpa Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL),
> > walau proyek tersebut merusak sebuah kawasan konservasi
> > insitu.
> >
> > Sejak 3 Juli, Kami Aliansi Solidaritas Lingkungan Untuk
> > Alas Purwo (ASLI-UAP) telah 7 kali menghadiri pertemuan
> > formal antara DPRD, Pemkab Banyuwangi, Bina Marga, TN AP
> > dan LSM. Namun rupa-rupanya Bina Marga, TN AP dan Pemkab
> > Banyuwangi tutup mata dan tutup telinga akan peluang
> > terciptanya kerugian ekologis di kawasan khas ujung timur
> > pulau jawa itu.
> >
> > Teman-teman penggiat lingkungan Indonesia,
> > tentunya kita semua sepakat bahwa DUIT JEPANG bukanlah
> > untuk merusak kawasan konservasi Insitu (TNAP dalam hal ini)
> > Indonesia.
> >
> > Kita semua tentu juga sepakat jika Duit Jepang bukan untuk
> > menjebol sunglon ombo.
> > Dan DUIT Jepang tentunya bukan untuk merusak LAHAN BASAH
> > Indonesia.
> >
> > Duit Jepang juga bukan untuk menghadirkan Jalan Aspal di TN
> > AP selebar 8 meter sepanjang 11 kilometer.
> >
> > Kami berharap teman-teman juga mendukung kami dengan
> > menyebarluaskan ULAH JEPANG yang telah semena-mena terhadap
> > lahan basah Indonesia, kepada siapapun.
> >
> > Kami ASLI-UAP mengecam perlakuan Jepang atas Sunglon Ombo.
> >
> > Teman-teman Penggiat lingkungan Indonesia,
> > mari bergandeng tangan menjaga lahan basah Indonesia.
> >
> >
> > salam konservasi
> >
> >
> > Rosdi B. Martadi
> > Humas Aliansi Solidaritas Lingkungan untuk Alas Purwo (ASLI-
> > UAP)
> >
> > ASLI-UAP terdiri atas :
> > FLH Banyuwangi
> > SLINGKUH Banyuwangi
> > KPA Rantanas
> > KAPPALA Indonesia-Jatim
> > K 3 B
> > Yayasan PECARI
> > BSLH Gombeng Lestari
> >
> >
> > ---------------------------------------------
> > This message was sent using Instan Webmail.
> > http://mail.telkom.net
> >
> >
> >
>
>
>
>--
>To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
>For additional commands, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
>Archive: http://www.mail-archive.com/[email protected]/
>
>
>
>
>

_________________________________________________________________________
Get Your Private, Free E-mail from MSN Hotmail at http://www.hotmail.com.

Share information about yourself, create your own public profile at 
http://profiles.msn.com.


--
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
For additional commands, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Archive: http://www.mail-archive.com/[email protected]/





Kirim email ke