wsno=325 
Monday, 6 Aug 2001 15:55:15 WIB 
Ditemukan Bangkai Harimau Tanpa Kulit di Jambi 
  
GATRA.com, Jambi - Perburuan Harimau Sumatera (Panthera 
Tigris Sumatrae) di kawasan hutan Jambi terus berlangsung, 
setelah ditemukan bangkai (tanpa kulit) seekor satwa langka 
itu, pada satu tumpukan tanah (terkubur). 

Kepala Unit Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) 
Jambi, Ir. Agus Priambudi MSc di Jambi, Senin mengatakan, 
bangkai Harimau Sumatera yang telah dikuliti itu, ditemukan 
di areal kebun HTI/HPH PT Asialog, Kab. Batanghari. 

"Kita mencurigai satu tumpukan tanah, dan setelah digali 
ternyata bangkai harimau yang sudah dikuliti," katanya. 
Bukti lain, adanya perburuan itu terlihat dari sejumlah 
papan pengumuman larangan perburuan binatang langka, 
dipasang pada beberapa lokasi di kawasan hutan itu, banyak 
berlubang sebagai sasaran tembakan peluru. 

Pemasangan tanda larangan di kawasan itu, terkait makin 
punahnya satwa langka dilindungi di Jambi. Ia menegaskan, 
proses hukum dalam mengamankan satwa langka dari aksi 
perburuan harus ditegakkan. 

"Jika aksi perburuan tidak diambil tindakan tegas, 
dikhwatirkan Harimau Sumatera akan semakin langka," katanya 
sambil menambahkan, sejumlah warga di kawasan hutan itu, 
juga menyebutkan adanya aksi perburuan itu, berlangsung 
pada hari-hari tertentu. 

Perburuan satwa langka itu, seperti diutarakan warga 
setempat, menggunakan perangkap atau jerat. Guna melacak 
dan mengintai perburuan liar itu, segera ditingkatkan 
patroli di kawasan itu. 

Berkurang 6-8 Ekor Tiap Tahun 
"Diperkirakan enam hingga delapan ekor harimau berkurang 
tiap tahun", katanya tanpa merinci jumlah "si raja hutan" 
itu saat ini. 

Berdasarkan penelitian populasi satwa dilindungi itu pada 
tahun 1992, menunjukkan keberadaan Harimau Sumatera paling 
utuh berada di Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) Kab. 
Kerinci, jumlahnya berkisar 118 sampai 122 ekor. 

Taman Nasional Berbak (TNB) Kab. Tanjung Jabung (Tanjab) 
Barat dan Timur berjumlah 18-21 ekor. 

Selebihnya berada di Taman Nasional Bukit Dua Belas Kab. 
Sarolangun dan Kab. Merangin, serta Taman Nasional Bukit 
Tigapuluh (TNBT) wilayah perbatasan Jambi-Riau, dan Taman 
Hutan Raya Kab. Batanghari. 

Hingga kini belum diketahui secara pasti jumlah populasi 
harimau, namun diperkirakan di kawasan semak belukar hutan 
Jambi, keberadaan habitat satwa langka itu masih ditemui 
terutama di sekitar areal Cagar Alam Hutan Bulian Durian 
Luncuk Kab. Batanghari, Hutan Wisata Bukit Sari di Kab. 
Tebo. [Dh, Ant] 
 
  


----------------------------------------------------
This email was sent using http://webmail.cbn.net.id/




----
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
For additional commands, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Archive: http://www.mail-archive.com/[email protected]/





Kirim email ke