On Mon, 26 Jul 1999, Tumpal A. H. wrote:
>
> Betul..rancu deh, dijaman begini kok masih membedakan pria/wanita, tapi
> selebihnya apanya yg rancu?
>
> Dia pengen anak muda..wajar, dia pengen orang pinter..wajar, dia pengen
> orang tersebut ngasih laporan ke atasan dlm format MS Word Doc. Kalo
> dibikin pake StarOffice apa bisa dibaca sama atasannya.
> Lagian emangnya haram pake MS..??
>
> Kalo kita mau mengkampanyekan Linux, caranya kan nggak harus membenci
> produk lain.
>
> Nanti kalo GUI-nya Linux udah cepet, trus GIMP udah banyak filternya (udah
> sama dgn Paint Shop), trus SO udah ada Equation Editor (eh..udah ada belum
> ya?), Spread sheetnya juga udah keren, Netscape udah cepet diloadnya, baru
Sepertinya pandangan di atas tidak salah... (saya juga tidak
menyalahkan).. tetapi kembali ke posisi kita sebagai pelaku TI,
- Kita ingin sebagai pengikut
- Kita ingin sebagai pencipta trend
Dengan cara kita 'menunggu' seperti di atas, artinya kembali lagi kita
menempatkan posisi pelaku TI sebagai pengikut dan pengkonsumsi produk
Teknologi.
Akan lebih tepat kalau kita berani.. mejadi pencipta trend.
Misal OK sekarang GIMP belum banyak filter.. "saya berani ambil arah
memakai full LINUX.. dan kekurangannya saya tambahin (sifat produktif).
maka dalam 1 tahun atau 2 tahun, akan menjadi 'leader' di market itu.
Nah sekarang kembali ke 'spirit' kita..... Tidak ada yang salah koq.
Bayangkan kalau misalnya CHIP berani terjun ke 'full LINUX SOLUTION' dia
akan mendapatkan 'pengetahuan tambahan' dan mungkin menjadi 'leader' di
model seperti ini.
Tidak tertutup kemungkinan tahun mendatang, perusahaan lain mengikuti dia
dan malah meminta jasa mereka untuk mensetup hal yang sama..
Itu sekedar 'visi' dari saya.
IMW
----------------------------------------------------------------------------
Utk berhenti langganan, kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
Informasi arsip di http://www.linux.or.id/milis.php3
Pengelola dapat dihubungi lewat [EMAIL PROTECTED]
Hosted by http://www.Indoglobal.com