On Tuesday 19 December 2000 10:54, Made Wiryana wrote:
> He.heh.e. tadinya saya berfikiran seperti itu waktu mau berangkat ke
> Jerman 8-).  Tapi ternyata setelah sampai di sini "JAUUUUUUH sekali dari
> pertimbangan itu.  Saya harus mengerjakan semuanya... order barang, narik
> kabel, install software, bikin coding, administrasi (masak, nyuci baju,
> belanja..he.he.h di rumah). Harus ngajar... 8-) bikin transparansi sendir,
> nyetak poster, ngeburn CDROM Compendium...  dsb.. pekerjaan yang tak
> pernah saya lakukan di Indonesia.. (karena punya anak buah khan.he.he.)
terus kalo pas kuliah kita nggak masuk, nggak bisa pinjem catatan temen yg 
masuk. :)

> > nah, kalo lembaga riset seperti disini cuman mengerjakan hal hal seperti
> > membuat dokumentasi, penterjemahan, bikin manual linux, wah ini nggak
> > sinkron dengan pekerjaan disini sebagai institusi.
>
> Sebetulnya tergantung seberapa "penting" institusi itu melihat pekerjaan
> dokumentasi, penterjemahan.  Mungkin banyak institusi melihat itu bukan
> hal yang penting. Ini masalahnya 8-)
>
> Bukannya salah satu tugas institusi pendidikan adalah "membantu
> menyebarkan pengetahuan" atau udah nggak 8-) ?
masih menggunakan istilah "tri darma" perguruan tinggi nggak yach ? :)

-- 
Tedi Heriyanto
email : tedi-h at usa dot net (personal)    URL : http://tedi.trustix.co.id
          tedi at trustix dot com (business)   Fax : 1-253-660-0870

----------------------------------------------------------------------------
Utk berhenti langganan, kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
Informasi arsip di http://www.linux.or.id/milis.php3
Pengelola dapat dihubungi lewat [EMAIL PROTECTED]

Kirim email ke