Quoting Toosa on Wednesday, 21 March 2001 :
> Apakah sudah saatnya kita para KPLI-er bermusyawarah untuk membuat
> 'linux indonesia' yang benar-benar
> ada dan membumi. Kalau ya mari kita ketemu, bermusyawarah agar dapat
> membuat suatu gerakan-gerakan
> atau kegiatan-kegiatan yang lebih menyatu dan terarah.
Benar juga. Kalau saya pikir, memang diperlukan satu wadah induk untuk
menampung aspirasi seluruh KPLI di Indonesia.
Wadah ini tidak mengikat, dalam arti, tetap menghormati 'otonomi'
masing2 KPLI di daerah.
Soalnya, KPLI (at least KPLI Semarang) membutuhkan semacam panduan
bagaimana seharusnya kita bergerak. Dari apa yang sudah ada, masih belum
ada semacam 'Garis Besar Haluan KPLI'.
note: saya disini bukan berbicara atas nama KPLI Semarang .. 8)
Kita memang butuh semacam panduan ini, karena tugas KPLI itu tidak
ringan. Harus ada semacam kesepakatan, strategi, dan implementasi
bersama.
Mengenai asosiasi (kalo saya bilang divisi bisnis KPLI), saya rasa perlu.
KPLI memang berbentuk organisasi non-profit. Tapi apapun bentuknya
organisasi, pasti membutuhkan dana. Darimana kita bisa dapat dana? Iuran
tetap anggotanya? Saya rasa ini tidak akan membantu banyak.
Salah satu pemikiran saya, yg mungkin akan disampaikan juga saat
reorganisasi KPLI Semarang minggu depan, KPLI membentuk semacam divisi
bisnis. Bisa dibilang divisi ini lepas dari KPLI, bisa juga tidak.
Divisi inilah yang membiayai semua kegiatan KPLI. Mengenai bentuk divisi
bisnis ini, saya rasa yang paling tepat koperasi.
Dengan adanya divisi bisnis inilah yang membuat, IMHO, KPLI menjadi
lebih mandiri dan maju.
/.detta
----------------------------------------------------------------------------
Utk berhenti langganan, kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
Informasi arsip di http://www.linux.or.id/milis.php3
Pengelola dapat dihubungi lewat [EMAIL PROTECTED]