Hello sapta, Sunday, March 10, 2002, 10:31:59 AM, you wrote: sgs> Menurut saya nih, sepertinya linux engga mungkin lagi ditangani sgs> oleh hobiest dan tanpa bantuan komersil, alasannya ; sgs> 1. Linux sudah besar, dalam arti source dan listing programmnya, sgs> jadi engga mungkin lagi ditangani oleh pemula, jadi butuh pro sgs> fesionalis. sgs> 2. Dana yang dibutuhkan untuk membayar para profesional itu sangat sgs> besar dan dibutuhkan lisensi lain untuk linux, tidak sekedar sgs> menyumbang, harus ada ikatan, Microsoft bisa terus membesar karena punya dana yang sgs> besar besar sekali...jadi tanggung jawab yang berkerja disitu sgs> ya besar ..besar juga (tidak seperti linux yang hanya diikat sgs> komit dan GPL...dan nama baik) sgs> 3. Kelak linux mungkin terbagi dua : Education (GPL) & komersil sgs> 4. Saat ini linux sudah agak stagnan, sebelumnya atau sgs> 10 tahun lewat memang bisa cepat berkembang dengan bantuan sgs> programmer dari seluruh dunia. sgs> seperti management di wilayah puncak hanya ada beberapa orang, sgs> jadi sekarang linux sudah mau menuju puncak, dan dibutuhkan sgs> yang betul-betul meluangkan waktunya untuk linux tidak sekedar hobbiest. sgs> salam sgs> sapta g sebayang
yg saya maksud bukan hanya linux. tapi bagaimana prospek masa depan kalau kita mengembangkan software dalam bentuk open source ? apakah bisa menjadi money maker spt microsoft dengan produk windowsnya atau tidak ? Kalau linux sih udah jelas dimasa depan bakal cerah. tapi program yg jalan di linux belum tentu harus free dan open kan ? juga bisa ada kemungkinan kan developer mengembangkan program open source dalam lingkungan di luar linux spt di Mac, windows atau solaris atau yang lain2x. -- Best regards, adwin -- Utk berhenti langganan, kirim email ke [EMAIL PROTECTED] Informasi arsip di http://www.linux.or.id/milis.php3

