On Wed, 8 Oct 2003, Yohanes Nugroho wrote:

> Terima kasih atas infonya mengenai counter linux.
>
> > Ada 2 masalah dasar
> >
> > 1. Bagaimana anda mendefinsiikan proyek open source (proyek macam apa
> >    yg disebut proyek open source, dan apa yg disebut proyek)
>
> Mungkin pakai definisi yang cukup loose, semua kegiatan yang menghasilkan
> sebuah produk dengan lisensi yang memenuhi definisi opensource (dari
> opensource.org)

Hm ada 2 pendekatan berbagai negara dalam mendefinisikan apa yg mereka
sebut sebagai proyek open source.

1. Apakah proyek yg dikembangkan dg pola open source

2. Apakah proyek yg hasilnya dilisensikan dg pola open source

Sebagai contoh, pemerintah South Africa dan Jerman juga tak menggolongkan
kelompok nomor sebagai proyek open soruce, misal proyek Kroupware yg
merupakan kontrak biasa tapi hasilnya dilisensikan open source.

Ada juga model lain, pemerintah memberikan dana awal utk memulai dan
merawat proyek yg dikembangkan dg pola open soyurce (yg sudah barang tentu
lisensinya open source).

> Saya sendiri berpendapat bahwa yang termasuk dalam developer adalah
> designer dan programmer 'resmi' suatu proyek. Sedangkan yang lain
> (termasuk yang sekedar mengirim patch kecil) mungkin lebih tepat disebut
> Open Source Contributor (Developer adalah kontributor, tapi tidak
> sebaliknya).

Definisi apapun yg dipakai sah-sah saja, selama disebutkan dg jelas di
awalnya.  Supaya penjelasannya  dalam workshop tersebut koheren.

IMW

-- 
Berhenti langganan: [EMAIL PROTECTED]
Arsip dan info: http://linux.or.id/milis.php

Kirim email ke