Assalamu'alaikum wr. wb.

On Mon, Sep 13, 2004 at 09:04:43AM +0700, Frans Thamura wrote:
> Saya beberapa waktu ini berusaha memposisikan diri bukan sebagai orang 
> Linux, tetapi promosi Linux.

> Juga dari beberapa thread dimilis ini, saya melihat banyak sekali saran 
> dan masukan, termasuk salah satunya etika bermilis.

> Setelah saya pikirkan, sepertinya ada salah pemetaan dari diri saya, 
> mengenai model force implementation.

> Sepertinya tidak baik hendak menjadi bagian dari komunitas, tetapi 
> memposisikan sebagai presure group. :) Ini bukan membantu malah membuat 
> panas, kesannnya ngga kerja tetapi nyolot terus.

> Nah rekan2,
> Karena dimana ada Open Source, mustinya saya didalamnya, artinya kalau 
> bisa kontribusi yah kontribusi.

> Saat ini yang saya lakukan, via Intercitra ataupun personal. Maklum saya 
> belum bisa lepas dari semua hal yang melekat dari diri saya, baik JUG, 
> ASLI, KPLI, Intercitra ataupun BlueOxygen, yang mana semua ini berbeda 
> dan saling complement.

> Nah untuk Linux, apa yah yang bisa saya lakukan lebih dari sekarang, 
> daripada jadi kompor doang. :)

> Saya percaya Linux di market server bakalan populer, di pasar desktop 
> sedang masa penjajakan, karena Windows sedang wanti-wanti dan buat 
> strategi agar tidak kalah, maklum namanya juga uang mereka, ngga rela 
> katanya.

> Saya rasa milis ini bagus juga untuk mulai posting aktivitas baik linux 
> maupun non linux, sehingga kita tahu aktifitas yang terjadi diluar.

Frans, ada pepatah yang biasa digunakan dikomunitas developer free
software. Yaitu PUT UP OR SHUT UP. Jadi nilai seseorang dikomunitas itu
ditentukan oleh kontribusi real-nya bukan hanya cuap-cuapnya saja di
milis ini apalagi dengan cara-cara yang tidak konstruktif.

Perlu diingat bahwa kebanyakan komunitas open source itu bersifat
meritokrasi bukannya demokrasi. Jadi kalau anda ingin merubah komunitas
caranya adalah dengan berkontribusi bukannya dengan menjadi pressure
group. Karena sebuah komunitas tidaklah sama dengan suatu organisasi
atau perusahaan. Disini tidak ada pemimpin atau agenda yang tetap.
Jadi kalaupun anda menjadi pressure group siapa yang akan anda pressure?
Semua orang? Tentu akan menjadi usaha yang sia-sia.

Semua orang di komunitas bergerak menurut kepentingan, keinginan dan
kegiatannya masing-masing. Misalnya anda berkeinginan untuk
mengalahkan microsoft. Tidak semua orang di komunitas ini sependapat
dengan anda. Ada yang hanya ingin linux itu bisa be-interoperability
dengan windows secara baik misalnya. Atau dia hanya ingin menggunakan
linux di server-side saja dan lain sebagainya.

Jadi jika seseorang menjadi aktivis linux tidak berarti dia itu menjadi
anti microsoft misalnya. Ada banyak orang yang memilih linux bukan
karena dia benci microsoft tetapi karena linux itu lebih baik.

Satu saran lagi untuk anda. Sesuatu yang baik itu harus disampaikan dan
dilakukan dengan cara yang baik pula.
"The road to hell is paved with good intention".

Jadi tidak perlu lah anda memposting setiap kegiatan microsoft atau
berita tentang java atau hal lain yang tidak ada hubungannya dengan
ke-aktivisan linux.

> Frans

Wassallam,


-- Zakaria                         
   [EMAIL PROTECTED]           Yahoo!: z4k4ri4
   http://zakaria.is-a-geek.org
   http://pemula.linux.or.id

-- 
Berhenti langganan: [EMAIL PROTECTED]
Arsip dan info: http://linux.or.id/milis.php

Kirim email ke