> Saya skrg berusaha lebih realistic, lebih jujur, dan sebisa mungkin
> stick to facts tanpa banyak spekulasi. Dengan demikian, org yg kita
> tawarin "promosi" Linux itu punya expectations yg realistic juga.
>
> Sorry sebelumnya nih Pak Rus, ini saya bukan bilang Pak Rus salah atau
> gimana2 lho, hehe, soalnya saya gak tau sama sekali soal kasus di atas
> jadi komentar saya bukan secara spesifik terhadap kasus itu.
>
> Ronny
>

Saya setuju dengan semua isi reply mas Ronny.

Kalimat yg saya tulis itu hanya saat mode *kompor* :-)
Setelah itu saya jelaskan bahwa Linux atau
program yg jalan di atas Linux juga bisa hang.
Bahkan saya pernah menemui Linux hang (kernel panic)
karena kesalahan module/driver untuk network card.

Mode kompor yg lain: Linux bebas virus.
Lalu saya katakan ada juga virus/worm menyerang Linux,
tapi secara umum Linux lebih aman terhadap virus.

Anekdot bahwa *Linux tidak punya Windows* (mode kompor negatif)
yg sering saya ucapkan pun pernah disalahartikan (sekitar 2001)
bahwa Linux tidak bisa menampilkan GUI.
Sampai-sampai ada orang menolak komputer-nya diinstall Linux,
khawatir tidak bisa memutar VCD (meskipun bisa dg fb-xine).
Setelah kejadian itu, mode kompor saya ubah menjadi
*Linux tidak punya Windows, tapi punya Window-window* :-)

Note: mode kompor adalah ucapan utk membuat orang terpancing.
Saya setuju, kita harus hati-hati saat berada di mode kompor,
jangan sampai kompor meledak sehingga tidak jadi *memasak*
(mengubah paradigma dari proprietary based ke FOSS based).

Rus


-- 
Berhenti langganan: [EMAIL PROTECTED]
Arsip dan info: http://linux.or.id/milis

Kirim email ke