On Fri, Jun 16, 2006 at 10:17:47AM +0700, Rusmanto wrote:
> >>4. Mengacu 1-2-3, berarti Linux bukan perusahaan, hanya nama
> >>  sistem operasi yang dapat *dimiliki* siapa saja.
> >>  Beda dg Windows (milik perusahaan Microsoft),
> >>  Macintosh (milik perusahaan Apple), AIX (milik IBM), dll.
> >
> >
> >trademark linux, dimiliki oleh Linus Torvalds, linux kernel _hanya_
> >milik Linus Torvalds. Memperoleh copyright bukan lantas memiliki
> >itu 'software' sebagai intelectual property.
> 
> Terima kasih pak Adi, saya memahami soal ini, sehingga
> dimiliki saya bold (mungkin lebih pas diberi tanda petik),
> karena intelectual property dan trademark Linux tetap milik Linus.
> 
> Kata apa yang tepat menggantikan memiliki, untuk
> menggambarkan kebebasan menggunakan, mengubah,
> dan menyebarluaskan?

Saya agak bingung sebenarnya dalam konteks apa point empat itu.
tapi, biasanya gini windows(tm) 'dilawankan' dengan linux, bukan dengan
microsoft. karena dua-duanya software, sedang microsoft adalah perusahaan.
yang membedakan antara windows dan linux dalam hal pemakaian dan penggadaan:
1) windows milik microsoft, linux milik Linus Torvalds
2) windows berlisensi komersial (seperti yang tercantum saat membeli),
   sedangkan linux berlisensi GPL, mengacu pada FSF.
3) windows tidak bebas digandakan, linux bebas digandakan
4) dst..dst..

hal-hal yang membingungkan ini karena kata 'linux' itu memang sakti, artinya
macem-macem :-) coba bayangkan orang mau membandingkan linux dengan windows,
pasti bingung, linux yang mana? he..he.. batas logisnya jelas, tapi biasanya
dalam dialog sehari-hari sering lompat sana-sini :-)

Salam,

P.Y. Adi Prasaja

-- 
Berhenti langganan: [EMAIL PROTECTED]
Arsip dan info: http://linux.or.id/milis

Kirim email ke