>  Saya pas Install Linux tuh koq boot partition max. hanya 200+ MB,
>  kenapa sich? Apa memang segitu limitnya?
>
>  Kalo misalnya sebelumnya saya pake pqmagic buat bikin partisi 300 MB
>  misalnya, waktu setup ndak bakalan dikenal. saya pake rh51.
>
>  Nah, maka kita harus bikin partisi /home, /usr, dsb. ini kan bikin
>  repot?!? Berapa banyak partisi yang harus kita buat? Mengapa kita
>  ndak bisa bikin partisi /boot aja gitu 50 MB, trus yang partisi /
>  kita bikin 4 GB kan harusnya bisa?!?!
>
>  Trus terang gue senewen banget ama limitasi yang satu ini... Kalo
>  harddisk gue gede enak... bisa seenaknya mbagi partisi... tapi kalo
>  hard disk cuman 1.2 GB mah... bingung... udah kalo sini full,
>  dikecilin/dibesarin butuh waktu berjam-jam achhh... error... :-(
>
>  Gimana nich? Ndak ada solusi? Ndak bisa kita bikin satu partisi 4 GB
>  buat semuanya... seperti waktu di "good ole'" Windows/DOS ?
Wah, ngga tau mau cut dimana mail nya =)
Saya udah pernah install Linux di banyak komputer, semuanya Slackware.
Mulai dari harddisk 240MB, 1.2 GB, 1.7 GB, 2.1 GB, semuanya bisa dijadikan
satu partisi. Tentu saja, harus disisakan satu partisi untuk swap.
Satu satunya masalah waktu saya install di komputer 386 yg ngga ada LBA,
terpaksa /boot dibuat partisi sendiri yg harus dipastikan di bawah silinder
1024.
Mungkin ada masalah dgn komputer anda ? Coba hidupkan fasilitas LBA nya,
kalau ada. Kalau tidak ada (spt kasus 386 itu), itu bukan salahnya Linux,
tapi salahnya BIOS anda.

- irving

--------------------------------------------------------------------------
Utk berhenti langganan, kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
Informasi arsip di http://www.linux.or.id/milis.php3
Pengelola dapat dihubungi lewat [EMAIL PROTECTED]
Hosted by http://www.Indoglobal.com

Kirim email ke