Kata mereka: "many heads make litlle bugs".
Tapi fakta yang saya lihat, ternyata proprietry software malah lebih bagus daripada Open Source.
Memang kalau cuma dilihat sekilas dan kemampuan yang diberukan Open Source kalah dengan yang proprietry. tetapi dari segi kestabilan dan bugs sangat bisa diandalkan. Apalagi security-nya juga masih bisa diandalkan. Berbeda dengan proprietry yang banyak digunakan di seluruh dunia, banyak sekali mengalami cobaan seperti virus, hacking dan cracking, maka Open Source cenderung lebih aman. Dan ketika software ataupun OS proprietry seperti MS Windows menemui kendala seperti terserang virus atau firewall yang tidak bisa menahannya, maka kita akan kesulitan untuk menutupnya. Apalagi jika kita hanya komplain ke MS Indonesia, jawabannya pasti bisa ditebak. Disuruh download patch terbaru dari microsoft yang file-nya kalau di download dari jalur internet standart di Indonesia yang cuma 56 Kbps (itupun tidak pernah sampai) bisa sampai seharian. Bagi desktop user, semua itu memusingkan. Sudah bayar dengan membeli proprietry tetapi masih juga kena masalah dan celakanya untuk memperbaikinya juga butuh biaya yang tidak sedikit. Bahkan biaya perbaikan itu tidak sebanding atau lebih tinggi dibandingkan dengan waktu pembelian proprietry itu sendiri.
Jadi saya rasa tidak perlu membanding-bandingkan antara Open Source dengan proprietry. Semua orang di muka bumi ini sudah tahu kalau sesuatu yang diperoleh dengan membayar/beli akan mempunyai keunggulan dibandingkan yang cuma gratisan. Apalagi dalam pengembangan proprietry yang didasari bisnis mempunyai modal dana yang sangat besar jika dibandingkan dengan Open Source yang hanya dikembangkan oleh person to person.
Apalagi pengembangan dari proprietry jauh lebih dahulu dibandingkan yang Open Source. //Seperti teknologi prosessor buatan Intel yang lebih dahulu menguasai teknologi dan pasar komputer dunia, kemudian ada AMD yang muncul dengan teknologinya sendiri, maka akan membutuhkan waktu untuk menyamai kedudukan Intel. Dari kedua merek itupun salah satunya tidak ada yang gratis alias layaknya Open Source.// Jadi otomatis monopoli di bidang Software pun akan dikuasai yang dahulu muncul, misalnya Mocrosoft. Dan itu semua didukung dengan semua perusahaan yang berhubungan dengan teknologi informasi. Sehingga semua akan mengikuti trend yang diciptakan oleh pendahulunya. Mulai dari software yang sederhana sampai yang menjadi rulang punggung internet yang serba ruwet itu.
Jadi sekali lagi, perbandingan antara yang Open Source dan proprietry sebaiknya jangan dibahas di milis "[EMAIL PROTECTED]" ini yang umumnya berisi orang-orang yang masih dalam tahap introducing atau awal dari belajar dalam mengusai Open Source. Nanti bisa-bisa mereka jadi bingung malah tidak jadi belajar yang Open Source dan akhirnya terjadi lagi pembajakan-pembajakan software proprietry yang lebih besar lagi seperti kemarin. So, yang dirugikan proprietry lagi yang lagi-lagi tidak mau dirugikan dengan pembajakan di negara berkembang yang sebenarnya tidak mampu membeli software propietry dengan harga yang lebih mahal jika dibandingkan dengan hardwarenya.
Terima kasih.
===========================================================================================
"Instan Diskon Setiap Hari"...
Setiap hari jam 10 malam sampai jam 7 pagi Dan setiap Hari Libur.. berlaku mulai 1 September - 31 Desember 2003,
Khusus Jawa Timur...
===========================================================================================
-- Berhenti langganan: [EMAIL PROTECTED] Arsip dan info: http://linux.or.id/milis.php FAQ: [EMAIL PROTECTED]
