>Gua kasi cerita nih
Ceritanya menarik, nih.. komentarin aaah....
>Bilip or not,
Mungkin mangsudnya: Blipit ornot..?
--- dibusek-dihapus-deleted ---
>gini, di SMU tuh emang terkenal ama ce-co yang cakep ama cantik-cantik...
>masalah virginitas udah dianggap basi....., terutama buat cowo...
>bagi cewe yang sudah tidak virgin, banyak yang malah jadi kecanduan (ehm
>ternyata seks itu emang sebuah candu juga), jadi malah seneeeng, asyik
>masyuk obral-obralan dengan dilapisi suatu yang namanya pacaran.... atau
>bahkan ada yang cuman sekali ketemu saja.
Seks, seperti halnya hal-hal lain tentu saja bisa menjadi candu. Obat yang
seharusnya untuk menyembuhkan, kalau berlebihan akan menjadi candu,
pekerjaan yang belebihan juga bisa menjadi candu (workaholic), Agama pun
bisa menjadi candu masyarakat (benar, ini mengutip Karl Marx, tapi mohon
jangan menuduh saya komunis :) . Bahkan cinta yang berlebihan pun bisa
menjadi candu. Pengen tau rasanya kecanduan Cinta: kalau kita sedang butuh
cinta dan tidak mendapatkannya kita akan sediiih sekali, bahkan sampai nggak
doyan makan, nggak doyan apapun, pekerjaan terganggu. Tapi begitu kita
mendapatkan cinta, kita akan mengalami euphoria, tersenyum, tertawa dan
berbahagia secara berlebihan. Sebenarnya wajar saja sex menjadi candu,
kalau porsinya berlebihan dan tanpa batasan (free sex).
Mungkin sekedar gambaran di sini, sekaligus untuk menepis anggapan bahwa
saya membenarkan hubungan seksual dengan menungganggi cinta: saya mentolerir
pre-marital intercourse jika hubungan antara dua anak manusia itu sudah
sedemikian dekat, dalam artian sudah tumbuh suatu rasa saling memiliki yang
sangat tinggi dan rasa saling tanggung jawab di antara keduanya, bukan yang
hanya baru bertemu beberapa waktu, lalu ber-"Ich liebe dich - Ich liebe dich
juga" terus pacaran terus melakukan hubungan seksual, bukan yang seperti
itu. Setidaknya keduanya harus sudah memahami satu sama lain
sedalam-dalamnya dan berani menerima semua resikonya tanpa harus lari dari
tanggung jawab.
--- dibusek-dihapus-deleted ---
>laki-laki yang memang berpikiran bajret.... berjudi.... mereka berjudi
>untuk mendapatkan sebuah kata yang namanya VIRGIN, engga tanggun-tanggun
>target taruhan mereka tuh biasanya yang susah sekali ditaklukan seperti
>wanita yang pendiam dan alim...... Hasilnya, sebuah rayuan dengan
>kata-kata indah bagaikan cinta... itu, dengan dilengkapi sebuah 'obat
>perangsang' berhasil menggambil kesuciannya, setelah itu good bye...
Nah, cowo yang kaya gini yang membuat jelek nama "cowok" :-) Apalagi udah
main paksa dengan menggunakan obat perangsang, itu namanya sudah pemerkosaan
dan perampasan hak pribadi seseorang. Kalau kata Ferona, cowo kaya' gini
harus di*beep*.. Diapain saudari Ferona..? :-)
--- dibusek-dihapus-deleted ---
>jadi ati-ati aja tuh buat cewe, soalnya yang paling berdampak pasti
>cewe-lah..... malah terutama kudu ati-ati ama yang namanya pacar... dia
>lebih deket, lebih bahaya......
Ini persepsi yang sama sekali salah, justru seharusnya semakin dekat dengan
seseorang, kita semakin tidak tega untuk menyakitinya. Apalagi dengan pacar
sendiri, bukankah kita justru harus melindunginya. Jangan "Pagar makan
tanaman" gitu, dong! Lain halnya kalau hubungannya sudah sedemikian dekat,
sehingga sang "tanaman" pun ingin bersatu dengan sang "pagar". No problem!
:-)
>- dundai -
>I'm still thinking, what should i think
Don't think too hard, my friend.. you better study for your test.. :-)
Submit to 1000 search engines only 40rb http://www.submit-url.ml.org
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-
To unsubscribe, e-mail : [EMAIL PROTECTED]
To subscribe, e-mail : [EMAIL PROTECTED]
Netika BerInternet : [EMAIL PROTECTED]
HI-Reliability low cost web hosting service - http://www.IndoGlobal.com