--- dibusek - dihapus - deleted ---
>gini....
>misalnya udah dekeeeeeeet bangeuuut...
>truuus.. eng-ing-eng ... gitu aja deh....
>truuus.. ternyata si tanaman.. tidak menyukai pagar... karena misalnya
>EDI.... atau kebalikannya mungkin karena frigite.. ach banyak masalah
>lah,... nah yang tadinya cinta... pasti agak pudar juga doong, untuk
>masalah ini baik pagar maupun tanaman, mudah saja untuk berpisah... karena
>memang tidak ada beban.. kecuali bagi tanaman karena tidak suci lagi...
>sedangkan pagar sih.. engga ada yang kurang.
Definisi suci menurut Anda apa, sih..? Kalau Anda menilai setelah terjadi
pre-marital intercourse, maka sang wanita menjadi tidak suci namun sang pria
tidak ada yang kurang, alangkah picik dan tidak fairnya Anda. Saya lebih
menghargai suatu konsistensi, dimana jika hal tersebut terjadi, maka
dua-duanya dianggap tidak suci, atau dua-duanya dianggap tidak kurang.
Sekali lagi sikap saya adalah, jika pre-marital intercourse tadi dilakukan
keduanya atas dasar cinta, saya akan mentolerirnya, naum jika dilakukan
hanya karena napsu belaka, maka keduanya akan saya cap sama jeleknya dan
sama tidak sucinya dengan seorang pelacur!(mohon maaf kalau saya suka main
cap, maklum sejak lahir hingga dewasa saya berada di bawah cengkraman rejim
fasis-militer Orde Baru yang suka main cap :)
>sekarang kalo si tanaman dan pagar itu... telah dibalut oleh suatu yang
>namanya pernikahan.... bukankah rasa tanggung jawabnya itu akan besar..
>kenapa engga nikah aja kalo udah terlalu deket... bahkan sampai ingin
>bersatu.... apakah pagar itu seorang pengecut, yang hanya mau bersatu
>tanpa suatu tanggung jawab..... jadi nikah dulu lah
Perkawinan (saya akan cenderung mengambil istilah: pernikahan) sendiri
menurut saya harus mempunyai persiapan-persiapan terlebih dahulu. Persiapan
yang paling utama adalah persiapan mental dan persiapan secara ekonomi.
Jangan sampai, suatu pasangan melangkah ke dalam suatu pernikahan tanpa
persiapan terlebih dahulu. Jika Anda belum mampu membentuk rumah tangga,
dan rumah tangga itu dipaksakan dibentuk, hasilnya akan cenderung tidak
baik. Jangan sampai rumah tangga tersebut misalnya nantinya melahirkan
anak-anak yang 'broken home' atau sejenisnya. Akhirnya kenekadan itu akan
berdampak negatif pada masyarakat di kemudian hari. Jadi bukan masalah
pengecut atau tidak, teman.. tapi masalah kesiapan.
>the one you love most
>is the one in the best position to hurt you
I don't think so.. If you think like that, so you better never love
someone.. If someone I love most hurt me, I'll never love her the way I did
before..
>- dundai -
>I'm still thinking, what should i think
You still thinking what you wanna think, my friend..
Submit to 1000 search engines only 40rb http://www.submit-url.ml.org
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-
To unsubscribe, e-mail : [EMAIL PROTECTED]
To subscribe, e-mail : [EMAIL PROTECTED]
Netika BerInternet : [EMAIL PROTECTED]
HI-Reliability low cost web hosting service - http://www.IndoGlobal.com