On Mon, 7 Dec 1998, Sigit Widodo wrote:

> >yupe, kebanyakan laki-laki emang gitu mikir secara logikanya, mereka engga
> >suka 'barang bekas', kecuali kepaksa atau udah nafsu pisan meureuuun....

> Ini paradigma lebih ngaco lagi: Cewe disamain barang!  Anda harus belajar
> menganggap cewe sebagai manusia yang tidak bisa disamain dengan barang dalam
> hal apapun.. :-|

yeee.....
melamar perempuan itu seperti 'membeli kucing dalam karung'
mahar/ijab kabul, sudah menunjukkan kalo kita, lelaki itu membeli
wanita... bahkan ketika sudah menikahpun, seorang laki-laki sebagai
pemimpin, untuk menceraikan... talaq lebih mudah diucapkan lelaki.. wanita
memerlukan persidangan....

jadi boleh aja dong seorang wanita itu disebut barang...
barang yang indah, cerdas... dan bahkan mungkin lebih baik daripada
seseorang yang mengaku manusia....

"sulit menjadi manusia", hhihihi bukan promosi loh

> >ehm... nafsu dan cinta, tipiiiis sekali.. hihhihi carefree bukan untuk
> >itu... huahuahuahu....

> Cinta dan napsu tetap saja berbeda, kasihan sekali kalau Anda tidak bisa
> membedakannya! :-P

tipiis lagiih, liat ajah
cinta = 5 huruf, 2 vokal, 3 konsonan
nafsu = 5 huruf, 2 vokal, 3 konsonan

> Bisa juga dilakukan pada situasi pre-marital...   tapi sepertinya paradigma
> 'gua lagi engga nafsu nih, tapi kalo kamu mau, gua layanin demi cinta' sudah
> tidak jamannya lagi, dalam suatu pernikahan sekali pun.  Anda sepertinya
> terdampar di penghujung abad 20..  Anda berasal dari tahun berapa?  (Sorry,
> kebanyakan nonton 'Doraemon', he.. he.. he..)

ehm.. doraemon... engga suka, mending liat si piccolo yang cool abis di
dragon ball'z..... Tapi mungkin itulah akibat terlalu banyak nonton filem
jepang.... ada ucapan dari temen gua "jepang itu lebih barat daripada
negeri baratnya sendiri".... anda mungkin merasa berpikir demokrat...
padahal anda mungkin melebihi batasan tersebut.... 

ach sudahlah .. sampe kering mulut gua juga..... kayaknya elu engga akan
berubah....

> Susah juga kalau napsu diinterprestasikan seperti ini.  Pengen tau napsu
> yang harus dihilangkan: Napsu yang menyebabkan orang melakukan hubungan
> seksual bukan karena cinta dan bukan dengan pasangannya serta dilakukan
> berganti-ganti pasangan, entah itu pre-marital, inter-marital, maupun
> post-marital, apalagi yang dilakukan dengan seorang pelacur!

haram menghilangkan nafsu....... yaitu mengkebiri....
yang harus dilakukan adalah mengendalikan hasrat tersebut, hasrat suka
terhadap wanita..... mengendalikan untuk menuangkan hasrat tersebut jika
sudah tiba waktunya.....

- dundai -
I'm still thinking, what should i think


Submit to 1000 search engines only 40rb http://www.submit-url.ml.org

-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-
To unsubscribe, e-mail : [EMAIL PROTECTED]
To subscribe, e-mail   : [EMAIL PROTECTED]
Netika BerInternet     : [EMAIL PROTECTED]
HI-Reliability low cost web hosting service - http://www.IndoGlobal.com 

Kirim email ke