>tergantung lingkungan lah,...
>di bandung juga gua punya temen yang lebih suka nyari cewe yang sudah
>tidak virgin lagi, kenapa ??? ehm biar gampang di'naiki', ehm masya ALLAH.
Virginitas tidak dipermasalahkan bukan berarti terus malah sengaja nyari
cewe yang udah nggak virgin biar mudah ditgungganggi gitu, dong! Itu sih
namanya cowo' keblinger! Gusti, nyuwun pangapuro!
>yupe, kebanyakan laki-laki emang gitu mikir secara logikanya, mereka engga
>suka 'barang bekas', kecuali kepaksa atau udah nafsu pisan meureuuun....
Ini paradigma lebih ngaco lagi: Cewe disamain barang! Anda harus belajar
menganggap cewe sebagai manusia yang tidak bisa disamain dengan barang dalam
hal apapun.. :-|
>ehm... nafsu dan cinta, tipiiiis sekali.. hihhihi carefree bukan untuk
>itu... huahuahuahu....
Cinta dan napsu tetap saja berbeda, kasihan sekali kalau Anda tidak bisa
membedakannya! :-P
--- dibusek-dihapus-deleted ---
>sedangkan cinta dalam seks, lebih ke 'gua mau seks ama kamu ajah, engga
>mau selingkuh ama orang lain', 'gua lagi engga nafsu nih, tapi kalo kamu
>mau, gua layanin demi cinta'. lihat...... kata-kata ini biasa diucapkan
>bagi orang yang sudah menikah....
Bisa juga dilakukan pada situasi pre-marital... tapi sepertinya paradigma
'gua lagi engga nafsu nih, tapi kalo kamu mau, gua layanin demi cinta' sudah
tidak jamannya lagi, dalam suatu pernikahan sekali pun. Anda sepertinya
terdampar di penghujung abad 20.. Anda berasal dari tahun berapa? (Sorry,
kebanyakan nonton 'Doraemon', he.. he.. he..)
>jadi melakukan seks sebelum nikah itu nafsu belaka, tidak ada rasa
>cinta... apakah kamu, ketika melakukannya tidak memikirkan masa depan
>wanita (yang lebih terasa 'kehilangan')... jika bukan jodoh saya bagaimana
>?, jika saya mati sebelum menikah dengan dia bagaimana ?, tidak terpikir
>bukan.... atau mungkin saja terpikir namun don't care... jadi sebenarnya
>anda tidak menyayangi wanita tersebut... tidak juga mencintai, jika dia
>setuju, sebenarnya mereka berdua sedang dalam nafsu yang meluap....
Saya berpikir, dan saya care dan saya tegaskan sekali lagi: Pre-marital
intercourse tidak harus di-cap sebagai pelampiasan napsu belaka.. Hanya
saja saya tidak pernah menghargai seorang wanita hanya sekedar dari
'virginitas'-nya belaka. Alangkah rendahnya harkat seorang wanita kalau
begitu. Saya lebih melihat seorang wanita dari kemampuan berpikir dan
intelegensianya serta pandangannya terhadap masa depan. Hal lain yang saya
hargai dari seorang wanita adalah rasa cinta, kesetiaan dan komitmennya pada
hubungan yang tengah dijalinnya.
>nafsu itu tidak boleh dihilangkan, karena dengan tidak ada nafsu kita ini
>bukan manusia, kaya robot ajah, enggaaa rameee.... kecuali robot Voltus
>mungkin rame, heheheeh....... 'kendalikan nafsu deh, jangan kendalikan
>kondom anda dahulu'
Susah juga kalau napsu diinterprestasikan seperti ini. Pengen tau napsu
yang harus dihilangkan: Napsu yang menyebabkan orang melakukan hubungan
seksual bukan karena cinta dan bukan dengan pasangannya serta dilakukan
berganti-ganti pasangan, entah itu pre-marital, inter-marital, maupun
post-marital, apalagi yang dilakukan dengan seorang pelacur!
>- dundai -
>I'm still thinking, what should i think
So think about it, my friend..
Submit to 1000 search engines only 40rb http://www.submit-url.ml.org
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-
To unsubscribe, e-mail : [EMAIL PROTECTED]
To subscribe, e-mail : [EMAIL PROTECTED]
Netika BerInternet : [EMAIL PROTECTED]
HI-Reliability low cost web hosting service - http://www.IndoGlobal.com