>Saya sudah belajar, bahwa saya tidak dapat 
>memaksa orang lain mencintai saya.
>Saya cuma dapat melakukan sesuatu untuk orang       
>yang saya cintai, tapi selanjutnya terserah dia. 
>
>Saya sudah belajar, bahwa 
>saya butuh waktu bertahun-tahun untuk membangun
>kepercayaan dan hanya beberapa detik saja untuk
>menghancurkannya. 
> 
>Saya sudah belajar, bahwa 
>tidaklah penting apa yang saya miliki, 
>tapi siapa saya ini yang sebenarnya. 
> 
>Saya sudah belajar, bahwa 
>saya tidak perlu membandingkan prestasi diri 
>dengan orang lain. 
> 
>Saya sudah belajar, bahwa 
>tidak ada yang instan di dunia ini, 
>kecuali saya ingin menderita sakit hati. 
> 
>Saya sudah belajar, bahwa 
>kata-kata manis tanpa tindakan adalah 
>saat perpisahan dengan orang yang saya cintai. 
>
>Saya sudah belajar, bahwa 
>jika saya bertanggungjawab terhadap apa yang saya lakukan, 
>maka tidak ada masalah dengan apa yang saya rasakan. 
>
>Saya sudah belajar, bahwa 
>saya harus memilih : menguasai sikap atau 
>sikap yang menguasai diri saya. 
> 
>Saya sudah belajar, bahwa 
>seorang pahlawan adalah orang yang melakukan 
>apa yang seharusnya dilakukan dan pada waktu        
>yang tepat, walau harus menanggung resiko. 
> 
>Saya sudah belajar, bahwa 
>sahabat terbaik bersama saya dapat melakukan        
>banyak hal dan kami selalu memiliki waktu terbaik. 
> 
>Saya sudah belajar, bahwa 
>orang yang saya kira adalah orang yang jahat, 
>justru adalah orang yang membangkitkan semangat
>hidup saya kembali. 
> 
>Saya sudah belajar, bahwa 
>saya punya hak untuk marah, tetapi 
>itu bukan berarti saya harus berlaku bengis. 
> 
>Saya sudah belajar, bahwa 
>jika seseorang tidak menunjukkan perhatian, 
>seperti yang saya inginkan, bukan berarti bahwa 
>dia tidak mencintaiku. 
> 
>Saya sudah belajar, bahwa 
>sebaik-baiknya sahabat itu, 
>mereka pasti pernah melukai perasaan saya, 
>dan untuk itu, saya harus memaafkannya. 
> 
>Saya sudah belajar, bahwa 
>kadang saya harus belajar mengampuni diri sendiri. 
> 
>Saya sudah belajar, bahwa 
>tidak masalah berapa buruknya patah hati itu, 
>dunia tidak pernah berhenti hanya gara-gara
>kesedihan saya. 
> 
>Saya sudah belajar, bahwa 
>lingkungan dapat mempengaruhi pribadi saya, 
>tapi saya harus tetap bertanggung jawab untuk 
>apa yang telah saya lakukan. 
> 
>Saya sudah belajar, bahwa 
>saya tidak dapat merubah sahabat, 
>tapi mereka dapat merubah diri mereka sendiri. 
> 
>Saya sudah belajar, bahwa 
>dua manusia dapat melihat sebuah benda, 
>tapi kadang dari sudut pandang yang berbeda. 
> 
>Saya sudah belajar, bahwa 
>orang-orang yang saya kasihi 
>justru sering diambil segera dari kehidupan saya 
>
>
>



Betawi Indonesian Web Directory - http://senayan.betawi.net/

-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-
To unsubscribe, e-mail : [EMAIL PROTECTED]
To subscribe, e-mail   : [EMAIL PROTECTED]
Autoresponders Netiket : [EMAIL PROTECTED]
UNLIMITED POP3 Account @ http://www.indoglobal.com

Kirim email ke