Puja menulis:
Saya pernah baca bahwa bisexual lebih berbahaya dibanding gay dan
heterosexual dalam segi penularan HIV. Tapi kalau HIV ini kalau sudah nasib 
siapa saja bisa kena...tidak hanya gay...wanita, atau laki-laki normal 
,bahkan bayi yang baru lahirpun bisa mengidap HIV kalau ibu yang mengandung 
virus ini. Penularan lewat transfusi dan jarum suntik juga sangat 
memungkinkan.Jadi berusahalah untuk hidup sehat ....


Kena HIV sudah nasib?
Apa yang dimaksud dengan nasib di sini? Kalau kita mengalami musibah yang 
tak bisa kita hindarkan maka itulah nasib. Kita harus bisa menerima dengan 
tak berputus asa untuk keluar dari masalah yang kita hadapi. Namun tentu 
kita harus melakukan usaha pencegahan supaya tidak terkena musibah tersebut, 
baru kalau usaha tidak berhasil maka itulah nasib kita. Kalau tak berusaha 
mencegah bahkan malah melakukan hal yang mempermudah penularan maka itu 
namanya bukan nasib tapi bunuh diri.

Penularan HIV tentu bisa dicegah. Sudah banyak sumber yang telah melakukan 
upaya pendidikan AIDS pada masyarakat kita. AIDS memang bukan penyakit orang 
dengan penyimpangan seksual saja. Semua orang bisa tertular kalau tidak 
memproteksi diri dari kemungkinan terkena AIDS.

Singkatnya yang termasuk resiko tinggi terkena AIDS adalah:

Orang yang melakukan hubungan Sex multipartner. Kemungkinan bahwa salah satu 
partnernya mengidap HIV tentu lebih besar dari pada orang yang hanya 
berhubungan dengan satu partner saja.

Orang yang melakukan sex anal. Resikonya lebih besar dari sex per vaginal 
karena pembuluh darah di anus lebih banyak dan lebih tipis sehingga resiko 
perdarahan dan masuknya virus HIV ke dalam peredaran darah menjadi lebih 
besar.

Professional kesehatan. Mereka berhubungan dengan cairan tubuh pasien 
sehingga bila si pasien mengidap HIV maka sang professional bisa ketularan.

Penerima transfusi darah bila darah yang diterimanya mengandung HIV.


Bayi yang ibunya kena HIV.

HIV dapat ditemukan pada darah, cairan semen, cairan vagina, dan juga ASI.


Untuk urusan transfusi dan tenaga professional itu bukan jatah orang awam 
kayak kita untuk bisa melakukan pencegahan, paling kita cuma bisa 
menghimbau.

Namun kita bisa mencegah penularan AIDS pada diri kita sendiri dengan cara 
hanya berhubungan dengan 1 partner saja. Dua, tidak melakukan sex anal. Juga 
berhati-hati bila terkena cairan tubuh orang yang tidak dikenal (misalnya 
waktu menolong orang kecelakaan di jalan lindungilah tangan kita bila ada 
kemungkinan terkena darahnya) apalagi bila sedang ada luka di kulit kita.


Orang yang sudah melakukan upaya pencegahan ini dan kemudian terkena AIDS 
dari sumber lain yang tak terduga maka dia bisa mengatakan bahwa sudah 
nasibnya lah kena AIDS.

Namun bagi orang yang melakukan hubungan sex dengan bayak partner dan 
ditambah lagi juga melakukan sex anal (kebanyakan dilakukan oleh pelaku sex 
sesama pria) maka kena AIDS bukan nasib namun buah dari perbuatannya 
sendiri.


______________________________________________________
Get Your Private, Free Email at http://www.hotmail.com

Betawi Indonesian Web Directory - http://senayan.betawi.net/

-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-
To unsubscribe, e-mail : [EMAIL PROTECTED]
To subscribe, e-mail   : [EMAIL PROTECTED]
Autoresponders Netiket : [EMAIL PROTECTED]
UNLIMITED POP3 Account @ http://www.indoglobal.com

Kirim email ke