>eh, nurut pandagangan elo-elo pade, terserah mau pake pandangan
>humanistis atau religius, pernikahan antar pemeluk agama yang berbeda itu
>gimana sih ? oceh nggak ?
>
>salam,
>
>tri
cut...
Dengan cara berpikir logis, saya melihat tidak ada masalah asal sama-sama
menghargai kepercayaan dan cara ibadahnya masing-masing.
Tetapi dengan cara berpikir logis juga saya berpikir nanti anaknya mau ikut
siapa? Umumnya sich ikut ayah, tapi apakah si Ibu rela? Atau jika punya dua
anak, maka anak yg satu akan ikut ke Ayah yang satu ikut ke Ibu supaya adil
(mungkin). Nah, sekarang masalah yg muncul apakah si anak bisa ditimbulkan
juga rasa hormat menghormatinya?
Bagaimana jika suatu saat bertengkar di rumah tangga? Syukur2 kalau
keduanya sudah mengadakan perjanjian, jika bertengkar jangan membawa soal2
agama.
Itu pandangan saya kalau saya berpikir secara logis. Sekarang tinggal
keputusan Anda sendiri, apakah Anda merasa betul-betul mampu untuk
menghadapi rintangan-rintangan yang sudah tau kira-kira akan muncul?
Kalau saya pribadi sebisa mungkin mencari pasangan yang seiman. Kalau ada
masalah kita bisa diskusikan bersama berdasarkan dasar iman yang sama.
Dalam hal ini bantuan penyelesaian masalah akan lebih banyak.
Mudah-mudahan membantu.
I'm not always think logic.
"I like logic thingking!" :)
-!- logic thinker -!-
Betawi Indonesian Web Directory - http://senayan.betawi.net/
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-
To unsubscribe, e-mail : [EMAIL PROTECTED]
To subscribe, e-mail : [EMAIL PROTECTED]
Autoresponders Netiket : [EMAIL PROTECTED]