Berapi-api banget mas, padahal kita semua tahu bahwa rasa cinta sebagai
kekasih berbeda dengan rasa cinta yang lain. Dibilang sempit, emosional
atau simbolik, pacaran itu tetap punya arti tersendiri. Dalam hubungan
tersebut, kedua orang yang terlibat didalamnya belajar untuk saling menerima
perbedaan, mengerti akan adanya pribadi yang lain, yang kemudian membuat
mereka mengerti akan kepribadian mereka sendiri.
Pacaran bodoh? Kalau melihat dari sisi untung-rugi mungkin bisa betul, tapi
ini bicara manusia, perasaaan, jiwa bukan barang dagangan (kecuali memang
ada yang nganggap cinta itu barang dagangan). Sejuta perhatian pun yang anda
berikan pada seseorang, kalau orang itu tidak memiliki cinta buat anda, anda
tak akan dapatkan cintanya. Perhatian dan care mungkin ada, tapi bukan cinta
(sebagai kekasih lho!)
Pernikahan, rumah tangga itu bentuk pelembagaan dari cinta dan segenap
embel-embelnya (cemburu, kangen, perhatian dll) jadi bagi saya itu istimewa
sekaleeeee!
Be in love, it makes you live!
#david
----------
LAZT BUT NOT LEAZT. Please pikirin pertanyaan gede ini: -Why do people,
s-p-cially young people (kenapa sih kawula muda) suka banget bikin bates
buat diri mereka +ndiri? Padahal, mereka pengen ngerasa bebas dari orangtua
mereka, N yg lebih penting�.. God has set them free!-
Sebagai penutup: kagum, cinta, perhatian, kangen, cemburu bukanlah hal yg
aneh dan istimewa sehingga kudu dilembagain, tapi biasa, universal, normal,
natural dan alami. Semua bergantung pada bagaimana kita manfaatinnya:
secara cerdas atawa malah bikin kita tertekan.
Thank U, open your heart N mind, get up �.. N �� WELCOME 2 DA FUTURE!
[EMAIL PROTECTED]
I want to live for love,
not to die for love - CiTyHuNTeR
-= Dual T3 Webhosting on Dual Pentium III 450 - www.indoglobal.com =-
To unsubscribe, e-mail : [EMAIL PROTECTED]
To subscribe, e-mail : [EMAIL PROTECTED]
Autoresponders Netiket : [EMAIL PROTECTED]