Ayu Apriani wrote: > guys n girls..........hAppY sunDaY > > a couple questions for you........... > 1. did you believe love in miracle...????? > 2. if so, what will you do for it,gonna fight or being a loser.......?????? > > pls advise..... > > cheers > @yoE Nyoba yah... hihihi.... tapi kalau salah, janji yah ngga ngirimin virus... hihihii... Bu @yoE, Maaf yah kalau agak2 sok tahu, soalnya saya sendiri ngga nguasain masalahnya secara jelas... Jadi agak2 Sok Tahu jawabannya... huahaha... abis khan datanya kurang... hihihii ( buang body... ) 1. Kalau pertanyaan sekedar did you... tentu jawabannya cuma yes, I did or No I didn't dong... huahaha... Jadi jawaban aku sih... IYA... ( yes, I did ) hihihihi...gampang yah. Tapi karena tanda tanyanya banyak banget, pasti kayaknya a couple-nya lagi rusuh banget deh disana... huahaha... atau meminta jawabannya yang agak panjang... iya ngga sih ??? :) Itu pertanyaan modelnya sama kayak... Anda percaya tidak, kita semua pada bisa jadi campuran Kakek ThomasAlfa Edisson, campur Abang James Bond juga Om Bill Gates ditambah campuran Mr. Gold finger-nya iklan rokok... yang hebat, cakep, pintar dan brillian itu ??? Masalahnya sebenarnya bukan dijawaban iya atau tidak percaya khan... Tapi masalahnya adalah mungkin tidak, kita jadi campuran Thomas AE itu sekarang atau mungkin tidak keajaiban cinta itu kita yang ngalamin... bukan orang lain, bukan di TV atau novel. Iya ngga sih ??? ( karena ngga ada yg jawab, aku terusin yah... :) Masalahnya dengan skala perbandingan berapa ??? 1 dari puluhan juta orang khan yg bisa jadi Thomas AE itu. Kenyataannya... kalau kita semua bisa jadi Thomas AE itu, pasti dong kita semua udah pada kaya dan pintar semua, ngapain kita pada di depan com sekarang ( hayooo ? ) di dunia, enakan juga pacaran di pacaran romantis di planet Mars... ( apa coba ? ) , tapi beneran loh... iya khan... Ini perlu disadari juga, agar kita tidak terpancing pada kepercayaan dan idealis yang melangit kata penyiar2 TV. Maksudnnya juga, kita boleh percaya, tapi harus bisa kita lihat khan kenyataannya sesuai porsinya yg realitis. Agar kita tidak terpancing, pada kepercayaan yg kolot dan dangkal ttg cinta itu sendiri. ( terus kenapa harus realistis ? ) yah, karena apa gunanya segala teory, kepercayaan, dan doktrin, kalau tidak bisa diterapkan... cieee, bener ngga sih ? Sama seperti si Thomas AE, keajaiban cinta juga ada lah... Tapi 1 banding berapa juta orang yg mungkin mengalaminya. Jangan sampai kita terlalu percaya pada keajaiban cinta, kita tiap jam dan hari menatap langit dan berkata "Oh Dewa Cinta, teman dekatku kemaren mengalami keajaiban cinta... Mana yah ... mana keajaiban yg kau janjikan ???", Lalu kita terbayang cahaya2 bintang, lautan romantis, Kicauan burung dan piano putih, anggur merah... tetapi pada saat kita terlalu sibuk manatap keatas seorang Tom Cruise or Britney Spears mengedipkan mata pada anda. ( iya, nama contoh orang yg ngedipin mata, boleh kok diganti... hiihihi... ) Nyesel khan... Jadi jawaban lengkapnya... Iya percaya, tetapi aku harus melanjutkan hidupku yang di depan mata ini... 2. WOUW... another tricky questions, my Lady... Gonna Fight or being loser ??? Kalau dijawab take a good fight... wouw, semua cewe2 pasti dong terpesona, ( tapi jujur deh gue takut tuh, kata seorang dalam hati... hihihii... ) Lalu seorang merubah dirinya untuk bergaya seorang fighter padahal kalau ketemu kecoa di kamar mandi lari teriak2... Kalau dijawab, Being a Loser aja deh... Huuuu, cowok ngga funky, ngga punya daya juang, pengecut, ngga rela berkorban, ah, ngga funky deh... kalau anak ABG bilang... ( Iya... iya... iya.... gue pilih fight aja deh... ) Loh, jadi semuanya kok jawab fight sih ??? terus buat apa dikasih pilihan ttg loser ??? Lalu kita semua terjebak untuk menjawab pilihan fight... Yg plin plan... cuek, tapi waktu didesak... kayaknya pilihan fight lebih banyak deh... Yg jawab being a loser... dimusuhin. Ah, pilih fight aja deh... abis dimusuhin... ASYIK, jadi kita semua suka fight... Cinta harus kita fight abis2an... Cewek saya direbut, okay fight yuk... Dia ngerebut suami saya, just kill her darling and I'll behind you... Nah, mulai aja kita nulis spanduk gede "WELCOME TO LOVE WORLD, I love you and I KILL YOU darling... :) Hebat khan cara kita mengajarkan cinta... huahaha... Okay cukup nyelewengnya dari topik dan kembali ke pertanyaan... Gue punya pertanyaan sederhana untuk ngeliat semua itu dari sudut pandang yg lain... Emang kalau fight terus jantan, herois dan jago ? Kenapa semua hal pilihannya harus fight atau tidak ? iya tidak ? hitam atau putih ? Burukkah being a loser di waktu dan kondisi yg tepat ? Apakah seseorang harus bertindak untuk segala sesuatu hal ? Logika pertnayaan ini akan mendasari jawaban hamba ( cieeee... ) tentang pertanyaan ini... what will you do for it,gonna fight or being a loser.......?????? jawabannya... I will do nothing, My Lady... ( ceritanya khan aku ditanya ma Putri Raja nih... huahaha... ) Kanapa ??? Yah, karena keajaiban cinta itu kayak kado surprise ( kejutan ) buat kita ( aku doang kali yah... hihhihii... ). Dia akan muncul begitu saja dan segampang itu... dan sama sekali tidak perlu untuk dicari atau diperjuangkan. Aku tidak perlu bertanya pada temen2, pada bintang, pada film, pada kaset, pada novel, " Hi Bintang, kamu punya kado keajaiban cinta ngga besok ???..." atau "Pacar Sayang... aku perlu fight ngga untuk dapet keajaiban cinta kamu untuk dinner Malam Minggu kita yg 241 nanti ?" Kalau keajaiban cinta emang tepat milih mereka, yah keajaiban itu akan datang dengan sendirinya... Tuing.... bukan dibuat2, diperebutkan, dilawan tidak, atau disandiwarakan... Namanya saja keajaiban... jadi yah munculnya juga ajaib... Kalau diatur, dibuat, dipelajari, dan diperjuangkan namanya jadi Management Cinta... Aneh khan... kalau sampai matakuliah 2 sks untuk management cinta... huahahaa... Udah yah, Bu @yoE... Sorry yah, kalau jawabannya agak2 maksa... huahaha... Bapak2 yang lain pasti share pendapat yang bagus buat dikau juga... Sandy >>>> 2.5 Mbps InternetShop >> InternetZone << Margonda Raya 340 <<<< To unsubscribe, e-mail : [EMAIL PROTECTED] To subscribe, e-mail : [EMAIL PROTECTED] Autoresponders Netiket : [EMAIL PROTECTED]
