-----Original Message-----
From: Hartatik [mailto:[EMAIL PROTECTED]]
Sent: Monday, October 23, 2000 7:38 PM
To: [EMAIL PROTECTED]
Subject: RE: [love] things to ponder




Assalamualaikum Wr.wb

namu khan tetep ada yang namanya cinta sejati di dunia ini
ya nggak....


Wassalamualaikum wr.wb
                                        **********
                                           TATIK
                                          MAGETAN
                                        **********

On Fri, 20 Oct 2000, Widi S. Jaman wrote:

> wah ... saya agak sangsi sama yang namanya cinta, saya menganggap
bahwa
> cinta sejati itu hanya ada pada cinta tuhan kepada umatnya, cinta
orang tua
> kepada anaknya dan kisah cinta yang ada pada film dan
sinetron-sinetron yang
> sering kita lihat...saya serius lho..heheheh...memang kedengarannya
konyol
> tapi ya itulah yang sebenarnya gimana menurut teman-teman milis
..bener
> ngga..?
> 
> -----Original Message-----
> From: Hartatik [mailto:[EMAIL PROTECTED]]
> Sent: Friday, October 20, 2000 7:38 PM
> To: [EMAIL PROTECTED]
> Subject: Re: [love] things to ponder
> 
> 
> 
> 
> Assalamualaikum Wr.wb
>  ini nih mo' menanggapi tentang satu kata dari uraian, yang bunyinya
al:
> "Juga bukan cinta bila kita bersedia mengalah demi kepuasan kekasih"
> kalau yang dimaksud kepuasan disini bisa menyenangkan dalam arti yang
> positif, lalu mengapa bukan disebut cinta kalau kita bersedia mengalah
> demi kekasih.
> Saya kira justru kesediaan mengalah itulah salah satu indikasi orang
yang
> mencintai, ya.... tentunya tak selamanya mengalah khan...
> malah kalau dia tak mau mengalah, berarti egois khan...
> 
> Wassalamualaikum wr.wb
>                                         **********
>                                            TATIK
>                                           MAGETAN
>                                         **********
> 
> On Thu, 12 Oct 2000, Ayu Apriani wrote:
> 
> > hopE thiS thIngs caN cheErs yOu uP........
> >
> >
> > Cinta berpijak pada perasaan sekaligus akal sehat
> > > > Miskonsepsi pertama yang ditentang Bowman adalah manusia jatuh
cinta
> > > > dengan menggunakan perasaan belaka. Betul, kita jatuh cinta
dengan
> > > > hati. Tapi agar tidak menimbulkan kekacauan di kemudian hari,
kita
> > > > diharapkan untuk juga menggunakan akal sehat. Bohong besar kalau
kita
> > > > bisa jatuh cinta dengan begitu saja tanpa bisa mengelak. Yang
> > > > sesungguhnya terjadi, proses jatuh cinta dipengaruhi tradisi,
> > > > kebiasaan, standar, gagasan, dan ideal kelompok dari mana kita
> > > > berasal. Bohong besar pula kalau kita merasa boleh berbuat apa
saja
> > > > saat jatuh cinta, dan tidak bisa dimintai pertanggungan jawab
bila
> > > > perbuatan-perbuatan impulsif itu berakibat buruk suatu ketika
nanti.
> > > > Kehilangan perspektif bukanlah pertanda kita jatuh cinta,
melainkan
> > > > sinyal kebodohan.
> > > >
> > > > Cinta membutuhkan proses.
> > > > Bowman juga menolak anggapan cinta bisa berasal dari pandangan
> > > > pertama. "Cinta itu tumbuh dan berkembang dan merupakan emosi
yang
> > > > kompleks,"katanya. Untuk tumbuh dan berkembang, cinta
membutuhkan
> > > > waktu. Jadi memang tidak
> > > > mungkin kita mencintai seseorang yang tidak ketahuan
asal-usulnya
> > > > dengan begitu saja. Cinta tidak pernah menyerang tiba-tiba,
tidak juga
> > > > jatuh dari langit. Cinta datang hanya ketika dua individu telah
> > > > berhasil melakukan orientasi ulang terhadap hidup dan memutuskan
untuk
> > > > memilih orang lain sebagai titik fokus baru. Yang mungkin
terjadi
> > > > dalam fenomena "cinta pada pandangan pertama" adalah pasangan
> > > > terserang perasaan saling tertarik yang sangat kuat bahkan
sampai
> > > > tergila-gila. Kemudian perasaan kompulsif itu berkembang jadi
cinta
> > > > tanpa menempuh masa jeda. Dalam kasus "cinta pada
> > > > pandangan pertama", banyak orang tidak benar-benar mencintai
> > > > pasangannya, melainkan jatuh cinta pada konsep cinta itu
sendiri.
> > > > Sebaliknya, dengan orang yang benar-benar mencinta. Mereka
mencintai
> > > > pasangan sebagai persolinatas yang utuh.
> > > >
> > > > Cinta tidak menguasai dan mengalah, tapi berbagi,
> > > > Bukan cinta namanya bila kita berkehendak mengontrol pasangan.
Juga
> > > > bukan cinta bila kita bersedia mengalah demi kepuasan kekasih.
Orang
> > > > yang mencinta tidak menganggap kekasih sebagai atasan atau
bawahan,
> > > > tapi sebagai pasangan
> > > > untuk berbagi, juga untuk mengidentifikasi diri. Bila kita
> > > > berkeinginan menguasai kekasih (membatasi pergaulannya,
melarangnya
> > > > beraktivitas positif, mengatur seleranya berbusana) atau melulu
> > > > mengalah (tidak protes bila kekasih berbuat buruk, tidak
keberatan
> > > > dinomorsekiankan), berarti kita belum siap memberi dan menerima
cinta.
> > > >
> > > > Cinta itu konstruktif,
> > > > Individu yang mencinta berbuat sebaik-baiknya demi kepentingan
sendiri
> > > > sekaligus demi (kebanggaan) pasangan. Dia berani berambisi,
bermimpi
> > > > konstruktif, dan merencanakan masa depan. Sebaliknya dengan yang
jatuh
> > > > cinta impulsif. Bukannya berpikir dan bertindak konstruktif, dia
> > > > kehilangan ambisi,nafsu makan, dan minat terhadap masalah
sehari-hari.
> > > > Yang dipikirkan hanya kesengsaraan pribadi. Impiannyapun tak
mungkin
> > > > tercapai. Bahkan impian itu bisa menjadi subsitusi kenyataan.
> > > >
> > > > Cinta tidak melenyapkan semua masalah,
> > > > Penganut faham romantik percaya cinta bisa mengatasi masalah.
> > > > Seakan-akan cinta itu obat bagi segala penyakit ( panacea ).
> > > > Kemiskinan dan banyak problem lain diyakini bisa diatasi dengan
> > > > berbekal cinta belaka. Faktanya cinta tidaklah seajaib itu.
Cinta
> > > > hanya bisa membuat sepasang kekasih berani menghadapi masalah.
> > > > Permasalahan seberat apapun mungkin didekati dengan jernih agar
bisa
> > > > dicarikan jalan keluar. Orang yang tengah mabuk kepayang berarti
tidak
> > > > benar-benar mencintai, cenderung membutakan mata saat tercegat
> > > > masalah. Alih-alih bertindak dengan akal sehat, dia
mengenyampingkan
> > > > problem.
> > > >
> > > > Cinta cenderung konstan,
> > > > Ya, cinta itu bergerak konstan. Maka kita patut curiga bila
grafik
> > > > perasaan kita pada kekasih turun naik sangat tajam. Kalau saat
jauh
> > > > kita merasa kekasih lebih hebat dibanding saat bersama, itu
pertanda
> > > > kita mengidealisasikannya, bukan melihatnya secara realistis.
Lantas
> > > > saat kembali bersama, kita memandang kekasih dengan lebih kritis
dan
> > > > hilanglah segala bayangan hebat itu. Sebaliknya berhati-hatilah
bila
> > > > kita merasa kekasih hebat saat kita berdekatan dengannya dan
tidak
> > > > lagi merasakan hal yang sama saat dia jauh. Hal sedemikian
menandakan
> > > > kita terkecoh oleh daya tarik fisik. Cinta terhitung sehat bila
saat
> > > > dekat dan jauh dari pasangan, kita menyukainya dalam kadar
sebanding.
> > > >
> > > > Cinta tidak bertumpu pada daya tarik fisik,
> > > > Dalam hubungan cinta, daya tarik fisik penting. Tapi bahaya bila
kita
> > > > menyukai kekasih hanya sebatas fisik dan membencinya untuk
banyak
> > > > faktor lainnya. Saat jatuh cinta, kita menikmati dan memberi
makna
> > > > penting bagi setiap kontak fisik. Kontak fisik, ketahuilah,
hanya
> > > > terasa menyenangkan bila kita dan pasangan saling menyukai
> > > > personalitas masing-masing. Maka bukan cinta namanya, melainkan
nafsu,
> > > > bila kita menganggap kontak fisik hanya memberi sensasi
menyenangkan
> > > > tanpa makna apa-apa. Dalam cinta, afeksi terwujud belakangan
saat
> > > > hubungan kian dalam. Sedang nafsu menuntut pemuasan fisik sedari
> > > > permulaan.
> > > >
> > > > Cinta tidak buta, tapi menerima,
> > > > Cinta itu buta? Tidak sama sekali. Orang yang mencinta melihat
dan
> > > > menyadari sisi buruk kekasih. Karena besarnya cinta, dia
berusaha
> > > > menerima dan mentolerir. Tentu ada keinginan agar sisi buruk itu
> > > > membaik. Namun keinginan itu haruslah didasari perhatian dan
maksud
> > > > baik. Tidak boleh ada kritik kasar,penolakan, kegeraman, atau
rasa
> > > > jijik. Nafsulah yang buta. Meski pasangan sangat buruk, orang
yang
> > > > menjalin hubungan dengan penuh nafsu menerima tanpa keinginan
> > > > memperbaiki. Juga meninggalkan pasangan saat keinginannya
terpuaskan,
> > > > hanya karena pasangan punya secuil keburukan yang sangat mungkin
> > > > diperbaiki.
> > > >
> > > > Cinta memperhatikan kelanjutan hubungan,
> > > > Orang yang benar-benar mencinta memperhatikan perkembangan
hubungan
> > > > dengan kekasih. Dia menghindari segala hal yang mungkin merusak
> > > > hubungan. Sebisa mungkin dia melakukan tindakan yang bisa
memperkuat,
> > > > mempertahankan dan memajukan hubungan. Orang yang sedang
tergila-gila
> > > > mungkin saja berusaha keras menyenangkan kekasih. Namun usaha
itu
> > > > semata-mata dilakukan agar kekasih menerimanya, sehingga
tercapailah
> > > > kepuasan yang diincar. Orang yang mencinta menyenangkan pasangan
untuk
> > > > memperkuat hubungan.
> > > >
> > > > Cinta berani melakukan hal menyakitkan,
> > > > Selain berusaha menyenangkan kekasih, orang yang sungguh-sungguh
> > > > mencinta memiliki perhatian, keprihatinan, pengertian, dan
keberanian
> > > > untuk melakukan hal yang tidak disukai kekasih demi kebaikan.
Seperti
> > > > seorang ibu yang berkata "tidak" saat anaknya minta es krim,
padahal
> > > > sedang flu. Begitulah kita semua seharusnya bersikap pada
pasangan.
> >
> >
> > ## FREE DOMAIN [.COM|.NET|.ORG *] >> http://www.indoglobal.com << ##
> > To unsubscribe, e-mail : [EMAIL PROTECTED]
> > To subscribe, e-mail   : [EMAIL PROTECTED]
> > Autoresponders Netiket : [EMAIL PROTECTED]
> >
> >
> 
> 
> >>>> 2.5 Mbps InternetShop >> InternetZone << Margonda Raya 340 <<<<
> To unsubscribe, e-mail : [EMAIL PROTECTED]
> To subscribe, e-mail   : [EMAIL PROTECTED]
> Autoresponders Netiket : [EMAIL PROTECTED]
> 
> 
> 
> >>>> 2.5 Mbps InternetShop >> InternetZone << Margonda Raya 340 <<<<
> To unsubscribe, e-mail : [EMAIL PROTECTED]
> To subscribe, e-mail   : [EMAIL PROTECTED]
> Autoresponders Netiket : [EMAIL PROTECTED]
> 
> 


>>>> 2.5 Mbps InternetShop >> InternetZone << Margonda Raya 340 <<<<
To unsubscribe, e-mail : [EMAIL PROTECTED]
To subscribe, e-mail   : [EMAIL PROTECTED]
Autoresponders Netiket : [EMAIL PROTECTED]


>>>> 2.5 Mbps InternetShop >> InternetZone << Margonda Raya 340 <<<<
To unsubscribe, e-mail : [EMAIL PROTECTED]
To subscribe, e-mail   : [EMAIL PROTECTED]
Autoresponders Netiket : [EMAIL PROTECTED]


Kirim email ke