Ini kayak nganggap manusia laki dan perempuan itu tipikal.
Juga nganggap yang namanya suatu masalah atau isu pasti begini atau begitu.
Namanya juga hubungan antarmanusia, parameternya ya banyak.
Nggak bisa dikatakan secara mutlak bahwa pacaran long distance itu pasti
screwed up meskipun kemungkinannya besar sekali (seperti pernah gue
tulis). Ya somebody somewhere pasti ada aja yang berhasil.
Kalau si Kurnia ini dicuekin sama ceweknya, ya belum tentu karena jarak.
Bisa aja karena dia udah bosen sama dianya.
Apalagi dia sendiri udah ngaku tolol.

Tom

----- Original Message ----- 
From: "Kurnia Gusti" <[EMAIL PROTECTED]>
> Eh enak aja elo ......
> 
> Gue pacaran jauh lho. Gue di Belanda dan pacar aku di
> jkt. Saya sudah kasih perhatian sama dia, padahal
> waktu kita jadi pacar kita bilang, kita harus tulis
> surat dan saya telfon dari Belanda. Tapi sampai
> sekarang dia nggak bales apa2 atau kirim email (males
> buka account)dan dia nggak mau angkat call saya. So
> gimana mesti percaya kalau ce begitu, gila khan....dan
> kata dia, jam 23.30 di jkt masih macet (bohong!!!!!!!)
> emang gue tolol nih.....sampai jam 22.00 macet dan dia
> jalan sendiri di jl. thamrin.....bilang aja nggak
> tahan long distance kepadah main cowok yg lain.....




----
To unsubscribe, e-mail : [EMAIL PROTECTED]
To subscribe, e-mail   : [EMAIL PROTECTED]
Autoresponders Netiket : [EMAIL PROTECTED]


Kirim email ke