----- Original Message -----
From: "Ryo Saeba" <[EMAIL PROTECTED]>
> Buat Tom yang penasaran akan lirik lagu2 Indonesia...
> Note: lirik di atas realistis kayaknya ya?
He, he ...
Point sebenernya kan bukan soal lirik, ... tapi soal ekspresi segimana bermaknanya
hubungan yang ada bagi kita. Kata bermakna di sini harus dipahami dengan seluas
mungkin.
Soal lirik lagu itu, menarik juga. Kalau dibilang itu realistis, apakah dengan begitu
harus dikatakan bahwa sebenarnya semua orang itu pada dasarnya posesif ?
Apakah juga harus dikatakan bahwa dibalik omongan romantik yang paling
emansipatif sekalipun sebenarnya tersembunyi niatan / motivasi yang posesif ?
Atau sebenarnya ungkapan-ungkapan yang paling kedengaran 'humanis' itu
sebenarnya hanya sublimasi dari motivasi untuk memiliki ?
Wah, jadi Freudian nih ...
Boleh jadi seperti itu ... tapi kalau mau jujur, setiap orang semestinya sih kudu
berevolusi dengan dirinya sendiri sampai akhirnya disadari bahwa membebaskan
orang untuk mencintai itu adalah bukan sebuah pilihan .... tapi memang modus
yang paling sehat. Dan ini lebih gampang diomongin emang, soalnya keinginan
memiliki itu udah nempel pada basic existence kita.
Jadi inget buku merah kecil itu ... Memiliki dan Menjadi. Yang isinya BUAGUS BANGET.
Karangan Erich Fromm.
(hayo, jangan salah terima lagi ... jangan-jangan ada yang ngomong nanti ..
cinta itu yang penting praktek dan bukan baca buku .... :-(
Tom
----
To unsubscribe, e-mail : [EMAIL PROTECTED]
To subscribe, e-mail : [EMAIL PROTECTED]
Autoresponders Netiket : [EMAIL PROTECTED]