Innalilllaahi wainna ilaihi raajiun.. selamat jalan..mbah..!!
Suwn Gtt ________________________________ From: kangucup <[email protected]> To: Milise wong Madiun <[email protected]> Sent: Friday, August 7, 2009 6:04:23 AM Subject: [madiunClub] Sharung Jumat esuk: mBah Surip, bukti kuasane Gusti Alloh... Sedikit orang yang seperti mBah Surip, menggelandang puluhan tahun, tiba-tiba di masa tua dalam sekejap roda nasibnya berubah drastis. Dari bukan apa-apa dan bukan siapa-siapa, ujug-ujug melejit jadi selebritis. Dalam tempo cuma empat bulan bisa ngumpulin duwit setidaknya empat milyar rupiah... suatu kondisi yang barangkali terlintas dalam mimpi mBah Surip selama hidupnya-pun tidak pernah. Ternyata kalau Gusti Alloh sudah berkehendak, apapun bisa terjadi. Kun Fayakun.... Mbah Surip ternyata tidak lama menikmati ketenaran dan kejayaannya. Mungkin juga itu karena Tuhan menunjukkan kekuasaannya yang lain. Bisa jadi karena memang Gusti Allah menyayanginya. Siapa tahu kejayaan dan harta benda melimpah kalau berlama-lama justru akan menghilangkan rendah hati, kepolosan dan kebaikan mbah Surip selama ni. Kepergian yang tiba-tiba ketika sedang laku-lakunya justru membuat banyak rang terhenyak. Banyak yang merasa kehilangan atas kepergiannya. Diliput luas oleh media massa, bahkan lebih heboh ketimbang meninggalnya seorang mantan pejabat negara atau tokoh penting sekalipun. Terlepas apa maksudnya, sampai orang nomer satu negeri inipun, menyampaikan ungkapan belasungkawa. Berarti bagi beliau mbah Surip adalah penting banget.. Lha kalau seandainya beliau harus menggelar konferensi pers untuk setiap kejadian kematian di negara ini, ya bakal gak sempet lagi walapun hanya untuk melakukan kegiatan-kegiatan pribadi yang pokok sekalipun. Ketika menonton tanyangan live pernikahan putrinya di depan jenasah jadi terhenyak, rasanya ketika pejabat negeri ini mantu, tidak pernah ada yang ditayangkan langsung. Hal itu adalah menunjukkan bahwa ada kuasa Gusti Alloh atas diri mbah Surip. Seperti telah diatur juga, entah bagaimana beliau dimakamkan di komplek Bengkel Teater di Citayam Depok. Lagi-lagi ini juga isyarat Gusti Alloh yang lain, bahwa ternyata mBah Surip juga "menggendong' si empunya padepokan untuk menghadap Illahi. Orang telah lama mengenal kebesaran dan kesenimanan WS Rendra, tapi saya yakin liputan kematian beliau pasti tidaklah seheboh mBah Surip, lagi-lagi itulah bukti kekuasaan Alloh. Selmat jalan mBah Surip, selamat jalan WS Rendra Burung Merak... Mugi-mugi Gusti Alloh paring ampunan, katampi amalipun, pikantung panggenan ingkang murwat..
