Kagem imcw,
Wakakakaka ... aneh tapi nyata Bli, padahal pihak penyewa sudah kena
pasal KUHP dan HAKI duluan. Tetapi kok ya aneh ya kalo rental VCD/DVD
begitu menjamur kok anteng2 saja nggak dirazia di kota saya, apa
memang mereka kuat nyogok ke aparat ya ..
Kalo saya mah kalo ingin nonton film ya beli yang original, sekalian
buat koleksi, adalah aneh Bli jika saya teriak2 kalo hasil shooting
saya dibajak orang terus saya beli bajakan. Tuh sampai kesal shooting
kesenian tradisional laku keras trus ada orang bajak .. jian sebel
tenan.
Menghargai hasil karya orang lain itu susah bagi orang Inodnesia,
karena mungkin kita negara agraris, urusan bajak membajak jalan terus.
wekekekeke.. Menghargai hak cipta orang lain hanya bisa saya terapkan
mulai dari diri sendiri tidak perlu menyadarkan orang lain, biar sadar
sendiri. Beli software asli ya kudu puasa dulu biar pengeluaran
bulanan tidak membengkak, atau alokasi dana lain, asal nggak nunggak
bayar rumah .. bisa kacow ...wakakakaka
*maafBliwordpressbelumjadilagimalas*
Salam
Yohan
-----
http://yohan-enterprise.blog.com http://yohanenterprise.wordpress.com
Sunday, January 13, 2008, 9:57:18 AM, sampeyan posting:
> Pada jam 10:16:36, Yohan menulis,
> Kemarin saya lihat ada sesuatu yang lucu di sebuah rental VCD/DVD
> terkenal di Denpasar. Di dalam poster gede ada tulisan, barang siapa
> yang tidak mau mengembalikan DVD pinjamannya akan dibawa ke meja
> hijau. Peringatan itu disertai dengan pasal pasal KUHP. Saya jadi
> bertanya, apakah menyewakan DVD/VCD merupakan suatu yang legal?
> Bukankah disetiap pembungkus VCD/DVD sudah ditulis kalau VCD/DVD
> tersebut hanya boleh dipertontonkan di rumah, dilarang untuk
> dipertunjukan di muka umum dan disewakan? Meskipun yang disewakan
> itu VCD/DVD original, tetaplah melanggar hukum bila disewakan untuk
> umum.