=========================================================================== Majalah ParaHyangan - Komunikasi Intelektualitas Mahasiswa http://student.unpar.ac.id/parahyangan-online/ =========================================================================== ParaHyangan Stop Press, 11 Maret 1999 =========================================================================== Isu Pergantian Pembantu Rektor: TETAP MUKA LAMA? =========================================================================== =========================================================================== "Pembantu Rektor (PR) tidak akan ada yang diganti untuk periode mendatang," ujar F.X. Budiwidodo Pangarso, PR III Unpar saat ini. Walaupun belum ada pernyataan resmi dari pihak rektor maupun yayasan, namun menurut Budiwidodo senat universitas dan yayasan sudah menyetujui dan mengumumkannya dalam Rapat Pimpinan 4 Maret 1999. =========================================================================== "Rektor berpendapat untuk institusi sebesar Unpar perlu adanya pola regenerasi dalam jabatan PR," jelas Budiwidodo. Regenerasi yang dimaksud adalah mentransfer substansi pekerjaan pada staf dosen yang berminat dan mampu melalui kaderisasi. Tugas ini dianggap tidak terlampau mudah, sehingga para PR periode saat ini masih harus dipertahankan. Bagi Budiwidodo sendiri, sebenarnya tidak masalah kalau rektor menghendaki dirinya turun jabatan. Benny Suprapto, Rektor Unpar ketika dihubungi ParaHyangan belum mau memberikan kepastian tentang tidak adanya PR yang diganti. "Tunggu saja keputusan yayasan dalam waktu dekat," ujarnya sambil tersenyum. Namun, ketika dipancing apakah rektor yang merekomendasikan tidak adanya pergantian PR, Benny menjawab "Ah, yang penting kan hasilnya, bukan prosesnya." Sementara itu, pada kesempatan lain, Pastor Herman dari pihak yayasan juga tak memberikan kepastian mengenai berita ini. Anehnya, ParaHyangan justru disarankan menghubungi pihak Humas, yang menyatakan tidak tahu menahu mengenai masalah ada tidaknya pergantian pembantu rektor. Tampaknya, jadi tidaknya para PR diganti tetap harus menunggu keputusan resmi yayasan. (Ully/or) ------------------------------------------------------------------------- Dari redaksi: 1. Majalah ParaHyangan edisi XIII kini secara redaksional telah rampung. Topik-topik yang diangkat: - Goresan Utama: Pers Mahasiswa Pasca Soeharto: Mau ke Mana? - Toleh: Lika Liku Senat Mahasiswa Unpar - Peristiwa: 1. Macet... Pedulikah? 2. Electric Acoustic Angklung: Inovasi demi Kemajuan Angklung - Bincang-Bincang: 1. Rektor Unpar, Prof.Dr. Benny Suprapto Brotosiswojo 2. Dosen Fakultas Ekonomi, Wisnu Wardhono Drs., MSI - Resensi "Merdeka Square" G30S di Mata Intel Australia - Bonus Eksklusif: Nantikan Rusuhnya Kampanye... Dan topik-topik menarik lainnya... Saat ini Majalah ParaHyangan edisi XIII tengah dalam proses cetak. Apabila tidak ada halangan, maka diharapkan pada pertengahan bulan Maret Majalah ParaHyangan edisi XIII dapat di hadir di tengah pembaca. Bagi yang hendak memesan Majalah ParaHyangan edisi XIII, dapat menghubungi [EMAIL PROTECTED] 2.Redaksi menerima dengan senang hati segala sumbangan berita dan foto mengenai segala kegiatan yang telah/akan berlangsung di Unpar. Apabila berkenan, Anda dapat mengirimkannya ke sekretariat kami, atau melalui [EMAIL PROTECTED] . Apabila ada di antara Anda yang hendak menawarkan kerja sama dengan kami, dapat menghubungi kami melalui alamat yang tertulis di bawah ini: - Sekretariat ParaHyangan Jl. Ciumbuleuit 94 Bandung (dekat Lapangan Parkir Hukum Unpar) Telepon (022)2042390. - Melalui e-mail, ke alamat: [EMAIL PROTECTED] Terima kasih -------------------------------------------------------------------------- ========================================================== ParaHyangan Stop Press diterbitkan oleh Majalah ParaHyangan - Komunikasi Intelektualitas Mahasiswa ==========================================================
