Istilah 'sadar' dapat diartikan 'tahu apa yang baik', dengan 'baik'
diartikan 'sesuatu yang dihargai umum, misalnya yang sesuai dengan hak
azasi manusia'.
Untuk memeriksa siapa yang 'setengah sadar', menurut saya dapat dilakukan
dengan mengajak mendefinisikan pandangannya secara terbuka. Biasanya yang
'sadar' dapat lebih jelas dan konsisten mengemukakan pandangannya; yang
'tidak sadar' biasanya kurang konsisten pandangannya.
'Konsisten' diartikan 'sesuai'. 'Sesuai' diartikan 'sesuai dengan hak azasi
manusia', 'sesuai dengan semangat reformasi'.
Salam, A Rusli 19 Agu 99
At 11:21 AM 8/19/99 +0700, Nono Sukarno (IK'96) wrote:
>> > Memang sulit mengubah sesuatu yang dicenderungi ego. Kita berusaha saja
>> > terus, melalui berbagai argumentasi dan aspek. Yang sadar cukup banyak,
>> > tetapi masih agak takut melawan yang lebih beringas membela ego itu.
>> pengalaman saya pribadi sbg mahasiswa,
>> yang cukup banyak itu baru setengah sadar ( lumayanlah........ ),
^^^^^^^^^^^^^^
>saya tidak mengerti apa makudnya ?
>sakit ? atau tidak sesuai dengan pemikiran anda?
>lantas kalau orang yang berbeda pendapat dengan anda
>anda bilang setengah sadar ? lantas sebenarnya siapa yang setengah sadar ?
>- thx-
>> dan sikap agak takut itu lebih banyak diubah untuk membenarkan saja
>> yang dia lawan, dan karena sudah agak benar, tak perlu dilawan lagi....