Yth Mahasiswa FMIPA umumnya,

Saya sampaikan tanya dan jawab saya di bawah ini, untuk disimak dan
diperhatikan, dan saya minta pimpinan Panitia terkait menemui PD-3 dan
saya, sesegera mungkin, untuk memberi penjelasan sejauh apa informasi di
bawah ini benar, dan pertanggungjawabannya akan yang benar terjadi.

Salam,          A Rusli 1 Sep 99

At 11:06 PM 8/31/99 -0700, you wrote:
 mau tanya tentang kegiatan kemping itu diwajibkan
>atau tidak,terus apakah itu ada pengaruhnya sama kegiatan akademis kita
>nanti?
-----------------
Trims.

Saya baru membaca komentar yang saya minta dari kelas MA-FI tadi tentang
'OSJur', dan saya merasa amat kecewa bahwa pada akhir acara, mhs MA-FI 99
rupanya telah diikat dan disirami cairan yang menyebabkan ketidaknyamanan.

Saya bermaksud memanggil panitianya untuk ditanyai mengapa mereka
mengijinkan hal itu terjadi, karena hal itu tidak disebut dalam usulan
acara yang diajukan kepada pimpinan FMIPA. Saya menganggap itu pelanggaran
berat atas kemerdekaan orang lain.

'Camping' sama sekali tidak wajib; setiap kegiatan kemahasiswaan adalah
sukarela. Mahasiswa lama yang berani mengatakan 'wajib' hanya membaca satu
potong aturan Rektor dengan mengabaikan pedoman Rektor bahwa harus ada
kesejajaran, kemitraan. Mereka akan saya persilakan membaca cermat aturan itu.

Ikut tidaknya pada kegiatan kemahasiswaan SAMASEKALI tidak ada dampak pada
segi akademis; mhs yang berani mengatakan itu tidak tahu persoalan, atau
keliru-pandang tentang proses belajar di universitas, atau menganut pikiran
keliru tentang etika di universitas.

Biasanya yang dimaksud adalah 'kalau tidak aktif berlatih berorganisasi
ketika masih mahasiswa, maka kelak kemampuan bergaul agak rendah'. Akan
tetapi ini bukan hukum alam; ada banyak cara (bergiat di gereja/mesjid,
kelompok olah raga, dsb yang cukup memberi pengalaman juga). Yang jelas,
ini tidak berdampak pada keberhasilan studi, malah kalau tidak pandai bagi
waktu, hasil studi agak lebih rendah.

Mohon jawab saya ini diberitahukan kepada sebanyak mungkin teman angkatan
99, agar menjadi jelas bahwa SETIAP KEGIATAN KEMAHASISWAAN ADALAH SUKARELA
100 %.

Terima kasih, salam,            A Rusli 1 Sep 99
============
At 02:21 PM 9/1/99 +0700, you wrote:
>ingin bertanya, apakah bila kita tidak mengikuti Opspek Fakultas dan
Opspek Jurusan tidak boleh mengikuti praktikum dan nilai praktikum kita
akan dipersulit ? Apakah di dalam UTS ataupun UAS soalnya dalam bahasa
Inggris ?

Trims.
Berita bahwa 'tidak ikut opspek tsb berarti tidak boleh ikut praktikum dan
nilainya dipersulit' merupakan kebohongan 100 %. Kalau berita itu diumumkan
oleh mhs lama dalam rangka mengintimidasi mhs baru agar ikut kemauannya,
itu pelanggaran besar. Kalau orangnya dapat saya ketahui, dia akan diberi
teguran keras karena berbohong dan beritikad menipu sesama mahasiswa
(tentunya dia akan saya tanyai dulu, apa betul dia mengucapkan itu;
biasanya mhs semacam itu akan mengelak dan memberi penjelasan beraneka ragam).

UTS dan UAS dalam bhs Indonesia; kecuali tentunya UTS kuliah Bahasa Inggris
(yang rasanya tiada). Berita keliru itu dari mana?

Mohon jawab saya di atas diberitahukan kepada sebanyak mungkin teman
angkatan 99. Anda tidak boleh ditipu dengan berita bohong.

Salam,          A Rusli 1 Sep 99


Kirim email ke