---------- Forwarded message ----------
Date: Fri, 24 Sep 1999 09:06:42 +0700 (JAVT)
From: [EMAIL PROTECTED]
To: [EMAIL PROTECTED]
Subject: BOUNCE [EMAIL PROTECTED]: Non-member submission from
[Johannes Widodo <[EMAIL PROTECTED]>]
>From [EMAIL PROTECTED] Fri Sep 24 09:06:28 1999
Received: from proxy.unpar.ac.id (proxy [167.205.206.55])
by ns1.unpar.ac.id (8.9.3/8.9.3) with ESMTP id JAA06989;
Fri, 24 Sep 1999 09:06:28 +0700 (JAVT)
X-UNPAR-MAILER-From: [EMAIL PROTECTED]
Received: from home.unpar.ac.id ([EMAIL PROTECTED] [167.205.206.60])
by proxy.unpar.ac.id (8.9.2/8.9.2) with ESMTP id JAA09358;
Fri, 24 Sep 1999 09:02:04 +0700 (JAVT)
(envelope-from [EMAIL PROTECTED])
Received: from jw (ars-5110.unpar.ac.id [10.100.43.7] (may be forged))
by home.unpar.ac.id (8.9.3/8.8.8) with SMTP id JAA07811;
Fri, 24 Sep 1999 09:08:19 +0700 (JAVT)
(envelope-from [EMAIL PROTECTED])
Message-Id: <[EMAIL PROTECTED]>
X-Sender: [EMAIL PROTECTED]
X-Mailer: QUALCOMM Windows Eudora Pro Version 4.0 Demo
Date: Fri, 24 Sep 1999 09:04:00 +0700
To: [EMAIL PROTECTED]
From: Johannes Widodo <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: Re: [unpar3] [MATEMATIKA] Perlu Petisi Mahasiswa MIPA ?
Cc: [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED],
[EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED]
In-Reply-To: <[EMAIL PROTECTED]>
References: <[EMAIL PROTECTED]>
<[EMAIL PROTECTED]>
Mime-Version: 1.0
Content-Type: text/plain; charset="us-ascii"
At 06:26 24/09/99 +0700, A Rusli wrote:
>Soal ruang bagi FMIPA, sudah dibahas di tingkat pimpinan Unpar, dan sedang
>dirancang perubahan-perubahan yang saya nilai baik.
Soal ruangan, bukankah rekomendasi tim Rencana Induk Kampus beberapa tahun
yang lalu (sudah lama) untuk membuat matriks ruang kuliah, sehingga ruangan
bisa dipakai bersama pada tingkat universitas, sudah disarankan?
Saya kira, pihak Universitas sudah mulai berusaha, misalnya dengan mengganti
nama Gedung Sipil menjadi Gedung-4 ... dsb. Tapi nampaknya ruang-ruang kuliah
masih dikuasai oleh Fakultas, gara-gara otoritas keuangan menyangkut ruang itu
masih di bawah anggaran Fakultas. Kalau otoritas atas ruang kuliah (termasuk
anggaran pekarya, lampu, perawatan, perbaikan dll) ditarik ke tingkat
Universitas,
dan manajemen ruang kuliah se-universitas dilakukan via intra-net, efisiensi
penggunaan ruang kuliah di kampus bisa ditingkatkan.
Kalau bisa begitu, maka semuanya bisa jadi "nomaden" antar gedung, tapi
semua merasa berada di rumah sendiri ..
jw