Sensasi memang dapat memicu semangat, akan tetapi sebaiknya seseorang
mendidik diri untuk mensensasionalkan sendiri hal-hal, dalam rangka
menyaring dan memilih langkah selanjutnya.

Saya akan coba mensensasionalkan hal positif.
Misalnya, di suatu kelas kuliah saya mengajukan pendapat agar 'tunjangan
isteri dan anak' digantikan dengan 'tunjangan keluarga' yang diberikan
kepada pria mau pun wanita yang berkeluarga. Ternyata tidak ada reaksi;
saya duga indera hadirin terpana, karena tersentuh? Maka pendapat positif
itu kiranya tergolong sensasional?

Salam,          A Rusli         19 Mar 2000

At 09:58 AM 3/18/00 +0700, you wrote:
>Saya kira saat ini sensasi diperlukan sebagai pemicu semangat. Daripada
>para mahasiswa mencari sensasi negatif, barangkali
>Pak Rusli ada rencana untuk membuat hal positif menjadi sensasional?
>

Kirim email ke