Los Angeles, 8 Juni 2000 Yth. Kakak2 Permias Trojan, Kepada kakak-kakak permias yang telah memberikan respon terhadap surat saya dan kepada semua kakak-kakak permias yang belum sempat membalas surat saya, tetapi mempunyai keberatan atas surat saya tsb, perkenankanlah dengan ini saya mengajukan permintaan maaf yang sebesar-besarnya atas pernyataan saya yang telah menyinggung perasaan kakak-kakak semua. Pada saat saya menulis surat tsb, saya dalam keadaan sangat prihatin dan sedih atas penderitaan yang dialami oleh masyarakat Sumatra, sehingga saya merasa bahwa betapa beruntungnya saya di USA, jauh dari semua penderitaan yang terjadi di Indonesia. Jadi dalam menulis surat pernyataan tsb, yang saya maksudkan sebagai "kita yang sedang belajar di USA" adalah diri saya sendiri, yang mempunyai "guilty feeling", karena merasa alangkah tidak adilnya, saya di sini dikaruniai keadaan yang jauh lebih baik, padahal saudara-saudara kita di Indonesia sedang menderita, baik karena bencana alam, kondisi politik yang tidak stabil, krisis ekonomi, pertikaian antar golongan, dsb. Kemudian selanjutnya, saya menghimbau kakak-kakak, untuk membantu mengurangi penderitaan masyarakat Indonesia tsb, dengan cara menegakkan citra yang baik, yang sekali lagi, saya maksudkan sesuai dengan kondisi diri saya sendiri, yaitu menunjukkan kepada bangsa lain bahwa saya harus mampu bersaing dengan mereka, karena saya telah dikaruniai privilages yang besar oleh Tuhan Yang Maha Kuasa. Memang benar bahwa saya belum berpengalaman dalam melakukan komunikasi massa, sehingga niat saya untuk memberikan himbauan, alih-alih diterima, malahan dihujat. Untuk hal tsb, saya akui sekali lagi, bahwa saya salah, belum berpengalaman, dan saya perlu belajar lebih banyak untuk memberikan pernyataan dengan cara yang lebih benar. Pengalaman ini akan saja jadikan pelajaran berharga untuk perkembangan diri saya menjadi insan yang lebih baik. Sebagaimana kata pepatah : "Pengalaman, terutama pengalaman buruk, akan menjadi guru kita yang paling baik." Sekali lagi, saya minta maaf, dan saya sangat berterimakasih atas respons yang telah diberikan oleh kakak-kakak kepada saya, karena dengan respons yang terbuka seperti ini, saya menjadari kekeliruan ini. Jika kakak-kakak tidak memberikan koreksi kepada saya, kemungkinan besar saya tidak menyadari akan kesalahan saya, sehingga sepanjang hidup saya, saya akan terus berjalan dengan cara yang salah. Saya sangat menghargai keterusterangan ini, karena dengan alam keterbukaan seperti ini kita akan bisa merubah banyak hal-hal yang salah yang terjadi di sekeliling kita, ke arah yang lebih benar. Terimakasih atas segala perhatian, waktu, dan pemikiran yang telah diberikan kepada saya. Wassalam, Aryo Wicaksono. ________________________________________________________________________ Get Your Private, Free E-mail from MSN Hotmail at http://www.hotmail.com
